City Portal of Pekanbaru

Ikutan Festival Industri Kreatif Yuk...

Industri-Kreatif.jpg
(istimewa)

Pimpinan Bank Indonesia wilayah Riau menilai bisnis industri kreatif bisa jadi alternatif penggerak perekonomian Riau ke depan, di tengah merosotnya harga minyak dan gas bumi (migas) serta kelapa sawit belakangan ini.

"Kami sadari kondisi perekonomian saat ini tidak bisa lagi berharap terlalu banyak pada migas dan kelapa sawit untuk sementara harga kedua komoditi ini belum membaik," kata Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Riau, Ismet Inono, di Pekanbaru, Rabu (30/11).

Ismet menyebutkan, Riau bisa memanfaatkan sektor-sektor lain sebagai sumber pertumbuhan di daerah. Seperti pariwisata, jasa dan lainnya. Ia menyarankan semua pihak, baik pemerintah, perbankan, pelaku usaha besar, bahkan masyarakat dapat memberikan kesempatan untuk industri kreatif tumbuh di Riau sebagai tuan rumah.

Caranya dengan mendukung dan mendorong setiap upaya promosi dan pengenalan lebih jauh semacam seminar, festival, pameran dan lainnya. Seperti Festival Industri Kreatif Riau 2016 pada 17 Desember nanti di pelataran kantor BI. Perhelatan ini ditaja Kantor Berita Antara Biro Riau bekerjasama dengan BI Riau.

Para pelaku industri kreatif bisa memanfaatkan ajang ini memperkenalkan usahanya kepada masyarakat luas. "Ini kita garap dan coba tampilkan untuk mempertemukan mereka itu semua, sehingga jadi momen bisnis, entertainment, mencerdaskan masyarakat,” terang Ismet.

Ada sekitar 100 stan pelaku industri kreatif dalam festival nanti. Khusus menampilkan karya asli (original) pelaku industri kreatif lokal. Sejauh ini panitia masih membuka kesempatan bagi industri kreatif yang berminat untuk ikut serta.

Jenis industri kreatif yang akan tampil ada arsitektur, seni rupa, periklanan, kuliner, kriya, seni pertunjukan, televisi dan radio, musik fotografi, Apps dan game, film, animasi dan video, desain komunikasi visual, desain interior, fashion, dan desain produk.

Festival juga akan diisi dengan seminar industri kreatif dan penampilan karya anak daerah. (ant)