City Portal of Pekanbaru

Malunya Mariah Carey ketahuan lip sync, tak kapok tampil live

mariah-carey.jpg
(ist)

MARIAH Carey terus dipergunjingkan setelah ketahuan menyanyi lip sync di acara malam tahun baru yang digelar Times Square. Meski mengaku amat malu, ia tak kapok untuk tampil live.

Sehari setelah kejadian memalukan itu, tim Carey termasuk manajernya berseteru dengan Dick Clark Productions--yang memproduseri New Year’s Rockin’ Eve di Times Square. Mereka menudingnya bertanggung jawab atas kesalahan teknis yang membuat sang diva berhenti menyanyi di panggung dalam keadaan frustrasi dan muak.

Kemudian, pada Selasa (3/1) malam, Mariah Carey berbincang dengan seorang reporter Entertainment Weekly. Ia mengungkapkan, lip sync terpaksa dilakukan, karena audio di telinganya tak berfungsi.

Jadi dia ditanya, kini setelah kamu memikirkan kejadian itu selama beberapa hari, "bagaimana perasaanmu?" soal kekacauan yang ditayangkan langsung di TV dan ditonton jutaan pemirsa, terlebih lagi reaksi di media sosial dan media biasa sejak kejadian itu?

Mariah Carey menjawab: "Yang bisa saya katakan adalah Dick Clark adalah orang yang luar biasa dan saya cukup beruntung bisa bekerja sama dengannya saat saya pertama mulai di bisnis musik. Pendapat saya Dick Clark tak akan membiarkan seorang artis mengalami kejadian macam itu dan dia akan sama malunya dengan saya saat itu."

Meski banyak tweet dan komentar yang mengejek menghujaninya, Carey memilih fokus pada pesan-pesan yang mendukung.

"Fans sejati saya sudah sangat mendukung dan saya sangat menghargai mereka dan semua orang di media yang mendukung setelah nyatanya itu adalah musim libur yang luar biasa, yang berubah menjadi malam tahun baru yang mengerikan," kata Carey pada Entertainment Weekly seperti dilansir USA Today.

"Hal itu tak akan menghentikan saya melakukan acara-acara langsung (live) di masa yang akan datang. Tapi itu akan membuat saya lebih hati-hati percaya pada orang di luar tim saya," ungkapnya.

Kejadian memalukan itu terjadi ketika Mariah Carey menampilkan salah satu hitsnya, Emotions. Ia mengaku tidak bisa mendengar musik di tengah kebisingan, karena audio di telinganya tak berfungsi. Maka ia pun memilih menyerahkan mikrofonnya kepada penonton dan meminta mereka bernyanyi.

Namun mendadak, di tengah-tengah terdengar suaranya sendiri bernyanyi. Alhasil, semua orang pun tahu bahwa yang ditampilkan Carey saat itu adalah lip-sync, bukan suara asli.

Tak lama kemudian, Nicole Perna yang berbicara atas nama manajemen Mariah Carey mengklaim bahwa kejadian itu merupakan kesengajaan dari tim produksi. “Mereka menjebak Carey untuk gagal,” kata dia.

Sementara sumber dari tim produksi membela diri. Kata dia, mereka sudah memberi waktu Mariah Carey berlatih sebelum acara, tapi sang diva memilih tidak melakukannya. "Dan itu salah Carey," tudingnya. (usatoday/ant/cnni/sfa)