City Portal of Pekanbaru

Puncak Musim Hujan Segera Berakhir

musim-hujan.jpg
(istimewa)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun memprakirakan saat memasuki Desember nanti intensitas curah hujan menurun berbagai wilayah di Provinsi Riau.

"Desember nanti (curah) hujan sudah turun dibanding bulan ini," ucap Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi di Pekanbaru, Selasa (29/11).

Meski begitu, pada akhir November hingga awal Desember, tetap perlu diwaspadai bahaya longsor, genangan air, dan banjir. Terutama di tujuh kabupaten dan kota di Riau.

Daerah terancam longsor dan banjir kiriman yakni Kampar dan Kuantan Singingi, lalu genangan air yakni Pekanbaru, dan bajir Rokan Hulu, Siak, Indragiri Hulu, serta Indragiri Hilir.

Slamet menjelaskan, bulan depan curah hujan cenderung turun. Artinya hujan masih mengguyur, tapi sudah tidak merata lagi karena puncak musim hujan terjadi di bulan November ini.

Sementara Edwar Sanger selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau mengatakan, pihaknya belum menaikkan status dengan menetapkan siaga banjir.
Dia mengungkapkan, bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah masih dapat terkendali dengan baik, melalui penanganan oleh masing-masing pemerintah kabupaten dan kota.

Terpisah, Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi terus mengantisipasi bencana longsor, terutama pada ruas jalan lintas menghubungkan Riau-Sumbar, demi mengamankan pasokan bahan pokok.

Seperti diketahui, ruas jalan tersebut, tepatnya daerah perbatasan Dusun Rantau Berangin, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, merupakan wilayah rawan longsor setiap tahun di musim hujan.

Sejumlah alat berat berupa ekskavator, buldoser dan dump truck sudah disiagakan di jalur rawan longsor tersebut. Petugas kepolisian juga menggelar patroli di sejumlah titik rawan longsor. (ant)