City Portal of Pekanbaru

Ratusan Warga Riau Ikut Aksi Damai 2 Desember

Jalan-Kaki.jpg
(Antara/Adeng Bustami)

Massa Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Riau mulai berangkat ke Jakarta untuk bergabung dalam aksi damai 2 Desember.

Demo 2 Desember, yang juga disebut “Aksi Bela Islam Jilid III”, digelar Gerakan Nasional Pembela Fatwa MUI (GNPF MUI) untuk menuntut penahanan Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, tersangka kasus dugaan penistaan agama.

"Hari ini saya dan beberapa teman-teman FPI Riau berangkat ke Jakarta melalui jalur darat," kata Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) FPI Riau Ade Hasibuan di Pekanbaru, Selasa (29/11).

Dia mengungkapkan, terdapat sekitar 30 anggota FPI Riau yang berangkat ke Jakarta dengan menggunakan lima mobil. Ini merupakan keberangkatan gelombang pertama. Sebelum Jumat nanti, masih ada gelombang keberangkatan berikutnya dari Riau.

Secara keseluruhan ada sekitar 200 anggota FPI yang akan berangkat ke Jakarta untuk bergabung dalam aksi yang diklaim superdamai itu.

Bukan hanya dari massa FPI. Warga Riau dari ormas Islam disebut-sebut juga akan bergabung dalam aksi besar-besaran tersebut. "Sudah banyak massa di luar FPI Riau yang berkordinasi dengan kita. Namun itu di luar kontrol kita," papar Ade.

Ade mengatakan, aksi 2 Desember merupakan aksi damai dan sama sekali bukan aksi makar, seperti yang dikhawatirkan sejumlah pihak. Untuk memastikan hal tersebut, FPI Riau turut mengirimkan personil pengamanan khusus dari internal.

Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Zaitun Rasmin, dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa, mengklaim aksi demo 2 Desember akan diikuti oleh 3 juta orang. Mayoritas berasal dari Jakarta, kemudian massa dari sejumlah daerah di luar ibu kota negara, seperti Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Riau, Sumatera Barat, dan Sulawesi.

Sesuai kesepakatan GNPF MUI dengan Kapolri, demo 2 Desember digelar di lapangan Monas, Jakarta Pusat, mulai dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Aksi ini akan diisi dengan zikir, doa, tausiyah, dan shalat Jumat.


Semula GNPF MUI merencanakan aksi ini digelar di jalan protokol di ibu kota negara, yakni Jl Jenderal Sudirman dan Jl MH Thamrin. Termasuk dengan menggelar shalat Jumat di jalan. (ant)