City Portal of Pekanbaru


Belum Satu pun Jasad Utuh Ditemukan di Lokasi Jatuhnya Pesawat Polri

kecelakaan-pesawat-polri.jpg
(Antara/MN Kanwa)

SAMPAI hari kedua pencarian, Minggu (4/12), tim penyelamat belum menemukan jasad utuh korban jatuhnya pesawat Cassa M-28 Sky Truck P 2041 milik Polri. Penyelam lalu dikerahkan untuk mencari jasad 13 korban di antara bangkai pesawat di dasar laut.

"Hari ini tim penyelam diturunkan untuk mencari korban pesawat yang jatuh kemarin (3/12)," kata Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budgusdian di Batam, Minggu.

"Kemarin serpihan-serpihan masih nampak dipermukaan laut sekitar lokasi pesawat jatuh. Namun hari ini tidak nampak lagi sehingga dilakukan penyelaman," imbuhnya.

Hingga Minggu siang kondisi perairan sekitar lokasi jatuhnya pesawat baling-baling tersebut relatif tenang, sehingga penyelaman diharapkan akan membuahkan hasil. "Tim sedang fokus dan berupaya keras melakukan pencarian. Basarnas juga membagi pencarian pada empat sektor dengan melibatkan sejumlah kapal," kata Sam.

Kabid Humas Polda Kepri AKBP S Erlangga mengatakan pada Minggu pagi, jumlah personil Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian sebanyak 151 orang dari unsur Basarnas, Polair, TNI AL, BC, BC.RRC Singapura, KPLP. "Ada 16 unit kapal dikerahkan, dua unit helikopter, 1 unit pesawat udara," kata Erlangga.

Sampai Minggu sore sudah empat kantong jenazah dan sebuah kotak dibawa dari perairan jatuhnya pesawat di Lingga ke RS Bhayangkara Polda Kepri di Batam. Tim Identifikasi belum mengungkap nama dari jenazah yang sudah ditemukan.

Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian mengatakan, di antara empat kantong jenazah tersebut hanya satu yang berisi korban relatif utuh. "Yang satu kantong berisi badan korban pesawat itu. Yang lainnya merupakan bagian-bagian tubuh saja. Jenazah itu masih dalam proses identifikasi," kata dia.

Kepala Bidang Dokkes Polda Kepri AKBP Jarot Wibowo mengatakan Mabes Polri mengirimkan tim bantuan untuk identifikasi korban meninggal jatuhnya pesawat Polri M-28 Sky Truck di perairan Kabupaten Lingga, Sabtu siang.

"Pusdokkes Polri mengirim satu ahli DNA dan satu senior ahli forensik untuk membantu identifikasi korban meninggal pesawat jatuh di RS Bhayangkara Polda Kepri," kata Jarot di Batam, Minggu.

Dia mengatakan secara total ada 30 orang petugas yang akan terlibat dalam proses identifikasi pada jenazah korban pesawat jatuh di Lingga. "Yang dari Mabes Polri satu sudah sampai. Satu lagi besok (Senin). Total ada 30 orang petugas identifikasi, 10 di antaranya dokter," kata Jarot.

Pesawat Cassa M-28 Sky Truck terbang dari Jakarta menuju Pangkal Pinang dengan 16 orang di dalamnya. Di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung, tiga orang turun. Sementara yang lain melanjutkan penerbangan menuju Batam, Kepri, yang terdiri lima kru dan delapan penumpang.

Pesawat tersebut hilang kontak saat terbang di atas wilayah Kabupaten Lingga dan kemudian diketahui jatuh di perairan utara Kabupaten Lingga pada Sabtu siang. "Hingga saat ini belum bisa dipastikan apakah ada korban selamat. Selain korban meninggal, ada tas dan identitas korban yang sudah ditemukan," kata Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian. (ant)