City Portal of Pekanbaru

Polisi Sita Senpi dan Puluhan Peluru saat Tangkap Perampok 2,5 Kg Emas

Penangkapan-Perampok.jpg
(istimewa)

APARAT Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kampar akhirnya berhasil menangkap satu dari dua perampok pedagang emas di Pasar Rumbio pekan lalu. Ketika itu para perampok membawa kabur 2,5 kilogram emas dan uang tunai Rp 80 juta.

Polisi bergerak cepat memburu pelaku. Sekitar 26 jam setelah kejadian, polisi menangkap satu pelaku, berinisial AH, yang berusia 30 tahun.

"Pelaku yang berhasil diamankan berinisial AH berikut senjata api laras panjang dan puluhan amunisi aktif," kata Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi kepada pers di Pekanbaru, Minggu (4/12).

Edy menuturkan, AH diamankan setelah petugas melakukan serangkaian penyelidikan. Dimulai dari olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi dan korban perampokan, pedagang emas bernama Hadinur alias Adi (38), serta penyelidikan di lapangan.

"Hasilnya kita curigai AH sebagai salah satu terduga pelaku perampokan tersebut. Dia diamankan saat kabur ke Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru," ujarnya.

Dari penangkapan pelaku, turut disita senjata api (senpi) laras panjang US Carabin yang telah dimodifikasi. Kemudian satu bungkus emas, enam butir amunisi senjata api laras pendek jenis FN, dan 35 butir amunisi Carabin. Seluruh barang bukti itu memperkuat keterlibatan pelaku dalam melakukan perampokan tersebut.

Peristiwa perampokan yang terjadi di Pasar Rumbio, Kecamatan Kampar, Kamis pekan lalu, diduga dilakukan oleh dua orang. Satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi. "Pelaku AH masih kita periksa intensif dan kami masih terus melakukan pengembangan," ujarnya.

Peristiwa perampokan yang menimpa Hadinur terjadi di areal parkiran Pasar Rumbio, Dusun IV, Pulau Sialang Desa Rumbio, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Kamis (1/12) pagi. Saat itu Adi yang merupakan seorang pedagang emas di Pasar Rumbio, baru saja tiba di parkiran dengan mengendarai mobil Toyota Innova.

Sesaat setelah berhenti di parkiran, tiba-tiba datang seorang pria dengan mengenakan helm memecah jendela kaca mobil. Pria itu langsung menodongkan senjata api ke arah Adi serta menarik tas berisi emas dan uang.

Adi sempat keluar dari mobil, tapi ia kemudian terjatuh. Perlawanannya terhenti setelah perampok menodong kepalanya dengan pistol. "Mau mati kau," ujar Kapolres menirukan ancaman perampok saat menodongkan senjata api.

Tak punya pilihan, Adi terpaksa memberikan tas kepada perampok yang kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor jenis Kawasaki Ninja, yang telah dikendarai rekannya. (ant)