City Portal of Pekanbaru

Suami-Istri Kompak Bisnis Sabu

narkoba-jenis-sabu-sabu.jpg
(istimewa)

PASANGAN suami-istri ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis dengan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu. Keduanya diduga bagian dari sindikat narkoba jaringan internasional.

"Kita masih terus dalami keterangan keduanya. Diduga kuat mereka bagian dari sindikat narkoba dari sana (Malaysia)," kata Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono di Pekanbaru, Minggu (4/12).

Pasangan suami-istri yang diamankan jajaran reserse Polres Bengkalis itu berinisial Az (42) dan AK (41). Dari tangan kedua pelaku, petugas mengamankan barang bukti sabu-sabu yang terbagi dalam satu paket besar, dua paket sedang serta sepuluh paket kecil.

Kemudian turut diamankan dua unit timbangan digital, mesin press plastik, satu paket ganja dan uang tunai sebesar Rp30 juta. "Selain itu kita turut menyita sepucuk airsoft gun," ujarnya.

Menurut Hadi, penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan peredaran narkoba di Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti petugas dengan terus melakukan penelusuran.

Hasilnya, petugas memperoleh informasi akurat terkait keterlibatan kedua pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut. "Kami kemudian mengatur siasat dengan berpura-pura menjadi pembeli, hingga akhir menangkap tangan keduanya," ujarnya.

Saat ini, kedua tersangka diamankan di Mapolres Bengkalis guna pengusutan dan penyelidikan lebih lanjut. Kedua pelaku masih belum kooperatif kepada petugas. Keduanya masih memberikan keterangan berbelit.

Bengkalis merupakan kabupaten terluar di Provinsi Riau, dengan wilayah laut yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka, Malaysia. Selain memiliki potensi ekonomi yang besar, wilayah perairan itu kerap digunakan sindikat untuk menyelundupkan narkoba ke Indonesia. (ant)