City Portal of Pekanbaru

Riau Lagi-lagi Gigit Jari, Tak Satu pun Raih Penghargaan dari Menpan

kantor-gubernur-riau.jpg
(istimewa)

SELAKU tuan rumah peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2016, Riau lagi-lagi harus gigit jari. Pasalnya, dari 19 unit kerja yang mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), tak satu pun dari Riau.

Penghargaan untuk instansi pemerintahan yang telah melakukan pembangunan zona integritas tersebut diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur di Pekanbaru, Sabtu (10/12).

Sebanyak 19 unit kerja itu berhasil lolos dalam evaluasi oleh Tim Penilai Nasional terhadap 223 unit kerja di 175 Kementerian/Lembaga, 18 Provinsi dan 30 Kabupaten/Kota.

"Momentum ini harus dimanfaatkan untuk menjadi salah satu alat pemicu bagi seluruh instansi pemerintah dalam melakukan aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi secara kongkrit sistematis dan berkelanjutan," kata Asman Abnur.

Asman mengatakan, penyerahan predikat WBK/WBBM merupakan tindak lanjut instansi pemerintah yang telah mencanangkan zona integritas dalam rangka mencapai tiga sasaran reformasi birokrasi. Yakni pemerintah yang bersih dan akuntabel, efektif dan efisien serta pelayanan publik yang berkualitas.

Melalui pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM yang bermuara pada perbaikan kualitas pelayanan publik, program reformasi birokrasi akan lebih terasa manfaatnya bagi masyarakat. Dengan demikian sasaran strategis yang menjadi prioritas pemerintah dalam pembangunan nasional akan terwujud.

Adapun 17 unit kerja yang mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) adalah Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara di Kuningan, Kantor Pengawas dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Pasuruan, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan DI Yogyakarta,

Selanjutnya Direktorat Pengendalian Penangkapan Ikan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan Perikanan, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III, Kepolisian Resor Kabupaten Gresik, Kepolisian Resor Sidoarjo, Kepolisian Resor Kabupaten Jember.

Sekolah menengah kejuruan - SMTI Yogyakarta Kementerian Perindustrian, Kantor SAR Surabaya, Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi, Balai Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi D. I Yogykarra, Dinas Perijinan Kabupaten Bantul, dan RSUD A. M Parikesit Kabupaten Kutai Kartanegara

Kemudian dua unit kerja dengan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), yakni Pust Pendidikan dan Pelatihan BPK RI dan Kantor Pelayanan Perbendaharan Negara Amlapura

Secara khusus Menteri Asman Abnur mengapresiasi kepolisian. Karena dari 19 unit kerja berprestasi itu, tiga di antaranya berasal dari Polri, yang perlu mendapatkan apresiasi karena telah mengedepankan zona integritas bebas pratik korupsi dan meberikan pelayanan prima.

"Saya lihat inovasi yang sibuat oleh Kapolres tersebut dalam waktu lima menit polisi sudah nongol di tempat kejadian ini sebuah terobosan," kata Asman.

Tidak hanya mengedepankan inovasi, Asman juga meminta kepada seluruh aparatur sipil negara agar mempunyai jiwa melayani dan ramah tamah dalam melayani kepentingan masyarakat.

Sementara bagi Riau, ini cukup mengecewakan. Karena sehari sebelumnya, pada puncak perayaan HAKI, Riau juga tidak meraih perhargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terdiri dari dua kategori. Yakni kategori pengendalian dan pelaporan gratifikasi untuk tingkat pemerintah daerah dan kategori Laporan Harga Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaik. (ant)