City Portal of Pekanbaru

Terus Merosot, APBD Siak 2017 Bakal Berkurang Rp 436 Miliar

siak-sri-indrapura.jpg
(istimewa)

TERUS menurunnya pendapatan daerah membuat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2017 Kabupaten Siak ikut merosot. Diprediksi hanya senilai Rp1,5 triliun.

"Kita masih dihadapkan dengan menurunnya pendapatan daerah, akibat merosotnya penerimaan dana bagi hasil migas dan penerimaan lainnya," kata Bupati Siak Syamsuar di Siak, Sabtu (10/12).

Penyampaian nota keuangan RAPBD tahun 2017 telah disampaikan pada paripurna Jumat (9/12). Syamsuar mengatakan, bila dibandingkan APBD Perubahan 2016, maka RAPBD tahun 2017 mengalami penurunan sebesar Rp436,1 miliar lebih atau turun 20,46 persen.

APBD Siak terus mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir. APBD Siak tahun 2015 nilainya Rp3,2 triliun, tapi pada 2016 turun jadi Rp2,5 triliun dan akan turun lagi tahun depan.

"Untuk belanja daerah tahun 2017 mendatang direncanakan sebesar Rp1,560 triliun. Dengan rincian, belanja tidak langsung sebesar Rp887,5 miliar lebih atau 56,87 persen dan belanja langsung sebesar Rp673 miliar lebih atau 43,12 persen," sebutnya.

Secara umum dalam RAPBD tahun 2017, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp1,695 triliun lebih. Yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp215,8 miliar lebih, dana perimbangan sekitar Rp1,271 triliun lebih,dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sekitar Rp201,8 miliar.

"Dalam rancangan APBD tahun anggaran 2017, kita akan berusaha menggunakan pendapatan yang terbatas secara efektif dan seefisien mungkin," tuturnya.

Bupati Siak Syamsuar menyerahkan nota keuangan RAPBD tahun 2017 itu kepada Ketua DPRD setempat Indra Gunawan untuk ditindaklanjuti oleh Badan Anggaran (Banggar) sebelum ditetapkan menjadi APBD Siak 2017. (ant)