City Portal of Pekanbaru


Wafat di Usia 77 Tahun, Selamat Jalan Pak Mar'ie "Mr Clean" Muhammad...

wafat.jpg
(kompas)

INNA lillahi wa Inna Ilaihi rojiun... Setelah lama menderita sakit dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Jakarta, mantan Menteri Keuangan Mar'ie Muhammad wafat pada usia 77 tahun, Minggu (11/12) dini sekitar pukul 01.30 WIB .

"Mohon dimaafkan segala dosa dan kesalahan almarhum selama ini dan semoga semua amal ibadah beliau bisa diterima di sisi-Nya. Amin," kata menantu Mar'ie Muhammad, Zainal Irwan.

Jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Taman Brawijaya III, Nomor 139, Cipete Utara, Kebayoran Baru. Mar'ie rencananya akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, setelah disalatkan di Masjid Al Azhar.

Beberapa tokoh nasional telah hadir di rumah duka seperti mantan Wakil Presiden Boediono, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan mantan Menteri ESDM Sudirman Said.

Mar'ie Muhammad adalah Menteri Keuangan pada era Kabinet Pembangunan VI atau periode 1993-1998. Ia diangkat Soeharto jadi Menteri Keuangan setelah sebelumnya mengemban jabatan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan pada 1988 hingga 1993.

Pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 3 April 1939, ini dijuluki sebagai "Mr Clean" karena kesederhanaan dan antikorupsi. Ia menjadi sosok yang langka di saat korupsi merajalela di pemerintahan.

Selama menjadi menteri, banyak gebrakan yang dilakukan Mar’ie . Di antaranya, menolak dana taktis dan anggaran perjalanan dinas yang dinilai terlalu besar.

Gerakan bersih Mar’ie sempat mengantarkan Indonesia menjadi pelopor di Asia Tenggara dalam bidang perekonomian, di awal 1997.

Paripurna sebagai menteri, Mar'ie tercatat pernah menjadi Ketua Oversight Committee (OC) BPPN, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Ketua Komite Kemanusiaan Indonesia (KKI), Ketua Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI), dan komisaris utama PT Bank Syariah Mega Indonesia.

"Beliau dikenal sebagai menteri keuangan yang memiliki komitmen terhadap perbaikan di mana sistem ekonomi saat itu berbeda sekali dibanding sekarang," kata Sri Mulyani seusai menjenguk Mar'ie Muhammad beberapa waktu lalu.

Sri Mulyani juga berutang budi kepada Ma'ie Muhammad karena telah banyak memberikan bantuan ketika dirinya baru pertama kali berkarir di lingkungan Kementerian Keuangan.

"Beliau pernah menjadi staf, tim khusus yang membantu saya. Banyak sekali diskusi mengenai apa-apa di Direktorat Jenderal Pajak yang perlu diperhatikan dan diperbaiki," ujarnya. (ant/cnni)