City Portal of Pekanbaru

Ahok Mulai Diadili, Ruang Sidang Penuh Sesak

sidang-ahok.jpg
(istimewa)

TEPAT pukul 09.00 WIB, sidang perdana kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, digelar di eks gedung Pengadilan Jakarta Pusat, Jl Gajah Mada, Selasa (13/12).

Dwiyarso Budi Santiarto selaku Pimpinan Majelis Hakim membuka persidangan dengan memanggil terdakwa Ahok.

"Sebelum majelis menyocokkan identitas terdakwa, sidang ini terbuka untuk umum dan live (langsung) di televisi sepanjang bukan acara pembuktian. Jadi, khusus pembuktian, tetap terbuka, tapi tidak disiarkan televisi," kata Dwiyarso membuka persidangan di Jakarta.

Adapun agenda persidangan hari ini adalah pembacaan tujuh lembar dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Mukartono terhadap dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok.

Persidangan diikuti oleh lima majelis hakim dan 13 orang JPU, dan terdakwa Ahok yang didampingi delapan orang penasehat hukum.

Terdakwa Ahok, merupakan Gubernur DKI Jakarta non-aktif sekaligus calon pertahana Pilgub DKI Jakarta 2017, kelahiran Manggar, Belitung Timur, 29 Juni 1966.

Pria 50 tahun tersebut diduga melakukan penistaan agama saat kunjungannya sebagai Gubernur DKI Jakarta ke Kepulauan Seribu, Sptember 2016 lalu, dalam rangka panen ikan kerapu.

Dalam kunjungannya itu, Ahok dianggap menyinggung umat Islam terkait pernyataannya soal Surat Al Maidah ayat 51. Dalam hal ini, Ahok dijerat Pasal 156 dan 156 huruf a tentang penodaan agama.

Penuh sesak

Ahok sendiri tiba di pengadilan sekitar pukul 07.50 WIB dengan kawalan ketat kepolisian melalui pintu gerbang utama.

Persidangan Ahok disesaki oleh pengunjung. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dwiyono mengatakan, ruang sidang sudah "overload" atau melebihi kapasitas.

"Ruangan sidang terbatas hanya untuk 80 orang sudah overload diharapakan tidak ada masyarakat yang memaksakan kehendak masuk ke dalam," kata Dwiyono.

Di sisi lain, wartawan dan puluhan orang anggota ormas tertahan di depan gedung pengadilan dan tidak diperkenankan memasuki gedung oleh petugas, karena ruang sidang yang sudah dipenuhi pengunjung sejak pagi.

Massa ormas tersebut akhirnya melakukan orasi di depan gedung pengadilan didampingi pengawalan ratusan anggota kepolisian.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tampak ratusan polisi berjejer menjaga ketat. Tampak pula dikerahkan tiga mobil water canon dan dua baracuda di depan gedung pengadilan.

Sampai saat ini belum ada pengalihan arus di sekitar gedung pengadilan dan bus Transjakarta juga masih beroperasi.

Sementara juru bicara tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, Ruhut Sitompul menyebut Gubernur Petahana DKI Jakarta non-aktif itu dalam kondisi yang tenang menjelang sidang perdananya.

"Kondisinya dia tenang," kata Ruhut Sitompul saat tiba dengan menumpang taksi pada pukul 08.30 WIB.

Ruhut yang mengenakan kemeja kotak-kotak kampanye itu menyatakan bahwa tim kuasa hukum Ahok juga sudah menyiapkan eksepsi guna menjawab dakwaan dari jaksa penuntut umum.

"Kita siapkan eksepsi," ucap Ruhut, namun ia tak menjelaskan apakah eksepsi itu akan langsung dibacakan pada hari ini atau tidak. (ant)