City Portal of Pekanbaru


Didampingi 80 Pengacara, Ahok Minta Doa Pendukung

ahok.jpg
(istimewa)

DALAM sidang perdananya hari ini, Selasa (13/12), Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan didampingi banyak penasihat hukum. Total ada 80 advokat yang tergabung dalam tim advokasi Bhinneka Tunggal Ika BTP akan membela Ahok.

"Sekitar 80 orang pengacara akan mendampingi dan menyiapkan semua proses persidangan dengan dibagi dua bidang yaitu tim litigasi dan tim nonlitigasi," kata Ketua Tim Advokasi Bhineka Tunggal Ika BTP Sirra Prayuna di Jakarta, Senin (12/12).

Sirra mengatakan tim litigasi dengan anggota sekitar 10-20 advokat bertugas mendampingi Ahok di setiap persidangan.

Kemudian, tim nonlitigasi beranggota 60 advokat bertugas menghimpun berbagai informasi, data dan fakta terkait pidato Ahok pada kunjungan kerjanya ke Kepulauan Seribu, tepatnya 27 September 2016. Tim ini juga melakukan verifikasi dan validasi data baik bukti surat tertulis, maupun keterangan saksi dan ahli.

Selain itu, tim nonlitigasi akan melakukan "legal drafting" yang akan mengkonstruksi fakta-fakta persidangan untuk menyusun "legal opinion" serta menghimpun fakta persidangakan untuk menjadi analisis fakta dan yuridis.

Sirra menjelaskan tim hukum terus mematangkan persiapan dalam menghadapi persidangan perdana pada Selasa (13/12) pukul 09.00 WIB di eks gedung Pengadilan Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat.

Namun demikian, ia menjelaskan tidak semua anggota akan menghadiri sidang perdana guna menyesuaikan kapasitas ruang sidang.

"Dalam persidangan besok akan dihadiri oleh para advokat yang jumlahnya, secara teknis persidangan, akan kami sesuaikan dengan jumlah kursi yang disediakan oleh kepaniteraan Pengadilan Negeri untuk mengikuti pembacaan dakwaan," ujar Sirra.

Sementara itu, Ahok mengaku tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi sidang. Namun demikian ia tidak lupa untuk meminta doa dari para pendukung.

"Saya akan sampaikan apa yang saya lihat, saya dengar dan saya rasakan," ungkap Calon Gubernur DKI Jakarta di Pilkada 2017. (ant)