City Portal of Pekanbaru


Waspada, Penipu Mengaku Istri Bupati Bengkalis Gentayangan di Medsos

penipuan.jpg
(istimewa)

ULAH komplotan penipu ini sudah keterlaluan, dengan mengaku-ngaku sebagai istri Bupati Bengkalis, Kasmarni Amril, untuk meminta uang.

Karena itu, Kasmani mengingatkan seluruh lapisan masyarakat di Bengkalis untuk waspada terhadap penipuan melalui media sosial Facebook yang mengatasnamakan dirinya.

"Meskipun foto profilnya foto saya, namun itu bukan akun Facebook saya. Akun media sosial tersebut akun palsu. Dan saya tidak pernah minta uang kepada siapa pun," kata Kasmarni Amril, Selasa (13/12).

Dia mengingatkan, agar masyarakat Bengkalis, terlebih lagi bagi pemilik media sosial, agar berhati-hati karena hal itu merupakan penipuan.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Bengkalis Johansyah Syafri mengemukakan, sejak beberapa hari ini, melalui media sosial, beredar informasi bahwa Kasmarni, Istri Bupati Bengkalis, meminta uang kepada sejumlah pihak.

"Terkait dengan itu dan agar tidak menjadi korban, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis mengingatkan seluruh lapisan masyarakat, khususnya di daerah ini, agar tidak melayani permintaan tersebut," kata Johansyah.

Johan mengatakan, sebelum menanggapi pesan seseorang melalui layanan messenger atau sejenisnya, hendaknya dicek terlebih dahulu identitas pengirim melalui profilnya.

"Dari profil dapat disimpulkan mana akun asli, dan mana yang palsu. Dan ciri-ciri akun palsu di antaranya baru dibuat atau kalau sudah lama jarang update status. Temannya sedikit, dan jika temannya banyak, teman-temannya asing bagi kita. Dan kalau melalui layanan pesan yang kita terima dia minta atau mau pinjam uang, dari nomor rekening bank yang dikirimkannya dapat dilihat orang tersebut penipu atau tidak," ujar Johan.

Johansyah menambahkan, istri Bupati juga banyak menerima konfirmasi dari berbagai pihak atas kebenaran akun yang mengatasnamakan dirinya itu.

"Setelah kami konfirmasi langsung, beliau mengatakan itu bukan akun miliknya, tapi ulah pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mencari keuntungan pribadi," kata dia. (ant)