City Portal of Pekanbaru


Wow, Riau Raih Rp 2,3 Triliun dari Pajak Kendaraan

pelayanan-pajak-samsat.jpg
(istimewa)

HINGGA dua pekan jelang pergantian tahun, pencapaian pendapatan pajak kendaraan bermotor (PKB) Dispenda Riau di angka Rp 2,3 triliun. Masih di bawah target tahun 2016 sebesar Rp 2,7 triliun.

"Tahun 2016 target pajak kendaraan bermotor adalah Rp2,7 triliun, deviasi yang tidak tercapai sebanyak Rp400 miliar didistribusikan dalam bentuk belanja kewenangan wajib dan penunjang di SKPD," ujar Plt Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Riau Masperi saat acara Rapat Orientasi Peningkatan Teknis Kesamsatan tahun 2016 di Pekanbaru, Selasa (13/12).

Ia juga menyebutkan bahwa akan ada kekurangan Rp400 miliar yang tidak bisa dibayarkan, sehingga menyebabkan kekeringan likuiditas di pemerintah daerah dan pemerintah provinsi.

Untuk tahun 2016 sudah tidak mungkin tercapai, karena hanya tinggal 15 hari kerja menjelang tutup tahun 2016.

"Pada 2017 perlu dimaksimalkan dengan mengadakan evaluasi dari pencapaian dan kendala di tahun 2016," ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, Riau memiliki potensi yang cukup memadai untuk dapat mencapai target tersebut. Hal ini bisa diraih dengan sistem pemberian reward dan punishment terhadap setiap unit pelaksana teknis (UPT).

"Dari dua jutaan kendaraan bermotor di Riau, masih banyak yang terdaftar atas nama orang lain dan kami targetkan 2017 semuanya harus alih nama," ujarnya.

Rapat Orientasi Peningkatan Teknis Kesamsatan tahun 2016 ini merupakan kali kedua diadakan, dengan mengangkat tema Meningkatkan Sinergitas Kesamsatan Berbasis IT dan dihadiri 150 orang dari pejabat eselon 3 dan 4, UPT, Kasatlantas, dan Jasa Raharja.

Acara ini bertujuan sebagai wadah untuk berkoordinasi dan evaluasi kinerja sehingga terjalin sinergitas yang baik antar empat pihak yaitu Kepolisian, Jasa Raharja, Dispenda dan Bank Riau Kepri. (ant)