City Portal of Pekanbaru


Diamuk pemegang tiket yang tak kebagian durian, ini janji panitia pesta durian

pesta-durian.jpg
(ist)

PESTA makan durian sepuasnya di Gedung Olahraga (GOR) Gelanggang Remaja, Jl Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Minggu (18/12) malam lalu, tak berlangsung sesuai rencana. Pasalnya, banyak pengunjung yang justru tidak kebagian durian!

Tak ayal lagi, pengunjung yang telah membeli tiket mencak-mencak. Mereka mengecam penyelenggara pesta durian.

Menyikapi itu, PanitiaAcara Pesta Durian Desa Pemandang dan Deklarasi Haluan Anggota Kelompok Tani Riau Lestari (Haktri) berjanji akan mengganti uang tiket pengunjung yang tidak kebagian durian.

"Atas kejadian ini saya selaku ketua bertanggung jawab untuk mengembalikan uang para pengunjung yang sudah membeli tiket, tapi tidak kebagian durian," kata Joko Surahmat selaku ketua panitia, Senin (19/12), seperti dikutip dari Antara.

Tiket yang dijual untuk mengikuti pesta durian terbagi dua kategori, yakni VIP Rp100 ribu dan umum Rp30 ribu. Joko mengatakan, mereka yang punya tiket bisa minta uangnya kembali mulai hari ini, Selasa (20/12), sampai dengan Kamis (22/12), bertempat di GOR Gelanggang Remaja, sekitar pukul 14.00-17.30 WIB. Syaratnya, mereka harus menunjukkan tiketnya.

Joko menambahkan, panitia juga akan mengumumkan pengembalian uang tiket pengunjung di salah satu media cetak di Pekanbaru selama tiga hari berturut-turut.

Gelap-gelapan

Kegiatan pesta durian di GOR Gelanggang Remaja ramai dibicarakan pekan lalu, karena dinilai unik dan baru pertama kali digelar di Pekanbaru. Apalagi disebutkan panitia menyediakan 4.000 buah durian, yang di antaranya besar-besar dengan diameter 50 cm.

Terus dikatakan pula peserta bisa makan durian sepuasnya. Jika durian jatah mereka habis, bisa minta lagi.

Panitia mengatakan, ribuan durian itu didatangkan dari desa Pemandang, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Di desa itu terdapat ribuan batang pohon durian yang kebetulan jelang akhir tahun 2016 ini lagi puncak musim panen.

Seperti dikatakan panitia, pemegang tiket VIP dipersilakan menikmati durian di dalam GOR Gelanggang Remaja. Sedangkan pemegang tiket biasa, yang harganya Rp 30 ribu, disediakan tempat di luar gedung.

Sayangnya, acara pesta durian tak seheboh yang dibayangkan. Pemegang tiket umum tidak disediakan tenda dan lampu, sehingga gelap-gelapan dan ‘melantai’ makan durian.


Suasana bertambah kacau karena banyak pemegang tiket yang tidak kebagian durian. Termasuk di antaranya yang tak kebagian durian itu pemegang tiket VIP. Sementara stok durian ternyata sudah ludes.

Mereka pun ramai-ramai melakukan aksi protes. Akhirnya panitia melalui pengeras suara di atas panggung menyampaikan permohonan maaf. Dengan memendam kecewa, para pemegang tiket yang tak kebagian durian pun pulang dari tempat acara.

Ribut-ribut di acara pesta durian tersebut menjadi topik pembicaraan ramai di kalangan warga Pekanbaru keesokan harinya. (sfa)