City Portal of Pekanbaru

PSM lepas mantan bintang Timnas U-19, Maldini dan Muchlis Hadi

dibuang-psm.jpg
(ist)

NAMA Maldini Pali dan Muchlis Hadi Ning, dua pemain yang bersinar saat memperkuat Timnas U-19, tak akan ada lagi dalam susunan pemain PSM Makassar musim depan. Keduanya termasuk dalam rombongan sembilan pemain yang dilepas klub berjuluk Juku Eja tersebut.


Mereka dilepas karena dinilai tidak lagi masuk skema permainan pelatih kepala PSM, Roberts Rene Alberts.


Bos PSM Munafri Arifuddin mengatakan, selain dua mantan bintang Timnas U-19, juga terdapat tujuh nama lain yang dilepas. Mereka itu adalah David Ariyanto (kiper), Ahmad Hisyam Tolle (gelandang bertahan), Zulvin Zamrun (bek), Ivan Wahyudi (bek). Serta tiga pemain asing, yakni Kwon Jun (bek), Ronald Hikspoor (gelandang) dan Luiz Ricardo sebagai striker.


"Kami melepas mereka bukan karena tidak memiliki kualitas namun karena sudah tidak masuk dalam skema yang akan digunakan Pelatih Kepala PSM Robert Rene Alberts di Indonesia Super League (ISL) 2017," ujarnya di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (22/12).


Dia menjelaskan, dengan dilepasnya sembilan pemain, maka tentu manajemen akan mendatangkan sejumlah pemain baru.


Khusus untuk Maldini Pali dan Muchlis Hadi, Munafri yakin mereka punya kemampuan dan itu sudah dibuktikan saat memperkuat Timnas U-19. Bahkan Muchlis juga masuk dalam skuad Timnas Indonedia di Piala AFF 2016.


Dikatakannya, hak pelatih untuk menentukan siapa pemain yang dinilai layak dipertahankan atau tidak berdasarkan kebutuhan tim menghadapi kompetisi resmi tahun depan.


"Selain sembilan nama itu, kami sudah nyatakan akan tetap dipertahankan menghadapi kompetisi musim depan. Khusus untuk Maldini Pali dan Muchlis tentu kita sudah berbicara baik-baik setelah mereka resmi menjadi anggota Polri," kata dia.


Sebelumnya, Media Officer PSM, Ramli Manong menyatakan manajemen PSM Makassar memang tetap memberikan prioritas utama bagi putra daerah untuk bergabung bersama tim Juku Eja menghadapi Indonesia Super League (ISL) 2017.


Dia mengatakan klub tidak akan menyia-nyiakan potensi pemain asli dari Sulsel meski tetap memberikan ruang bagi pesepakbola dari luar.


"Banyak pemain putra daerah yang punya kualitas dan itu tentu patut direkrut. Intinya kita akan proporsional saja berdasarkan kebutuhan dan kualitas pemain," kata dia. (ant/sfa)