City Portal of Pekanbaru


Segeralah rekam data e-KTP, biar urusan jadi mudah

rekam-data.jpg
(ist)

BIAR tidak menumpuk, sekaligus mempermudah urusan administrasi, warga setempat yang sudah cukup umur atau mencapai usia 17 tahun diajak segera melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pekanbaru gencar menyampaikan imbauan itu, karena tiap hari ada ratusan penduduk Kota Bertuah memasuki umur 17 tahun. "Segera lakukan perekaman e-KTP," kata Kadisdukcapil Pekanbaru Bharuddin, Rabu (21/22), seperti dikutip dari Antara.

Selain itu agar memudahkan mereka untuk melakukan pengurusan berbagai administrasi saat membutuhkan pelayanan. "Jangan menunda-nunda karena akan terjadi penumpukan," terang dia.

Bagi warga yang sudah cukup umur bisa langsung mendatangi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang terdekat untuk melakukan perekaman data e-KTP. Saat ini ada 12 UPTD di kecamatan se-Pekanbaru yang siap merekam data e-KTP.

"Jadi tidak meski ke kantor Disdukcapil," ucapnya.

Tapi diakuinya ada beberapa alat perekamnya yang rusak, seperti Kecamatan Payung Sekaki. Tapi itu bukan berarti menjadi kendala serius, karena warga bisa merekam data ke UPTD terdekat lainnya.

Sekarang ini menyelesaikan proses perekaman data itu tidak bisa satu hari, karena itu terkait alat, antrean dan juga jaringan internet. "Perlu 2-3 hari baru bisa dicetak, tergantung jaringan," terangnya.

Makanya, kata dia, kalau dari awal sudah merekam data akan lebih mudah begitu blangko e-KTP sudah ada. Pasalnya, blangko saat ini lagi kosong.

"Mereka yang sudah merekam data akan diberi surat keterangan kependudukan dulu," sebut dia. Surat ini akan berlaku sebagai pengganti e-KTP yang fungsinya sama.

"Surat keterangan ini berlaku untuk masa enam bulan, setelah ada blangko e-KTP baru ditarik lagi," tambahnya.

Surat keterangan itu juga bisa digunakan untuk mencoblos di Pilkada Pekanbaru 2017. "Ini khusus mereka yang sudah merekam data, tetapi tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)yang sudah diterbitkan KPU," paparnya. (ant/sfa)