City Portal of Pekanbaru

Suami-istri kompak edarkan sabu dari Malaysia

pengedar.jpg
(ist)

PENANGKAPAN pengedar narkoba seperti tidak ada habisnya. Seperti sepasang suami-istri di Rupat, Bengkalis, yang ditangkap kepolisian dengan barang bukti setengah kilogram narkotika jenis sabu-sabu siap edar.

Mereka diduga bandar narkoba jaringan Malaysia.

"Keduanya merupakan pasangan suami istri berinisial CC (45) dan Bi (30). Total barang bukti yang disita 50 paket sabu-sabu seberat setengah kilogram," kata Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono, Rabu (21/12).

Tim gabungan Satres Narkoba dan Satpol Air Kepolisian Resor Bengkalis menangkap suami-istri itu di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, pada Rabu siang.

Sejak sehari sebelumnya, polisi telah mengintai mereka. Itu setelah polisi mendapat informasi akan adanya transaksi sabu-sabu yang dilakukan suami-istri itu.

Dalam pengintaian polisi melihat ada transaksi mencurigakan di kediaman suami-istri tersebut. Kapolres kemudian memerintahkan anggotanya untuk melakukan penggeledahan.

"Dari penggeledahan itu kami menemukan delapan paket besar, 13 paket sedang dan 29 paket kecil sabu-sabu siap edar," urainya.

Selain itu, polisi turut menyita uang tunai sebesar Rp11,9 juta, 650 ringgit Malaysia serta 80 plastik pembungkus sabu-sabu.

Dari pemeriksaan sementara, tersangka CC yang merupakan suami mengaku baru saja pulang dari Malaysia. Ia membawa barang haram itu melalui pelabuhan tikus di Rupat, yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka.

Sebagai daerah terluar di Riau, berbatasan langsung dengan perairan Selat Malaka, Bengkalis mendapat keuntungan strategis dari sisi perekonomian, seperti perdagangan. Akan tetapi di sisi sebaliknya, kejahatan lintas negara cukup marak. Salah satunya penyelundupan narkotika. (ant)