City Portal of Pekanbaru

Tak perlu euforia berlebihan merayakan pergantian tahun

rayakan-tahun-baru.jpg
(ist)

POLDA Riau mengerahkan sepertiga kekuatan untuk mengamankan perayaan Natal 2016 dan malam pergantian tahun.

"Pengamanan kami lakukan dengan cara preventif, patroli serta penjagaan. Selain itu kita juga terus sosialisasi ke masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan," kata Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain usai gelar pasukan pengamanan di Pekanbaru, Kamis (22/12).

Tercatat 1.247 gereja yang tersebar di seluruh Riau. Paling banyak di Bengkalis, 164 gereja, kemudian Kampar 163 gereja, dan Pekanbaru 155 gereja.

Sementara itu, ada 63 tempat yang biasanya menjadi tempat berkumpulnya warga saat perayaan pergantian tahun.

Kapolda mengatakan, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat bisa terjadi kapan saja. Termasuk saat perayaan tahun baru. Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan mawas diri. Tak perlu euforia berlebihan merayakan pergantian tahun.

Sementara itu, jelang libur Natal dan Tahun Baru, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau mengantisipasi longsor di jalur perbatasan Riau-Sumatera Barat.

"Di situ ada daerah rawan longsor . Sempat longsor beberapa waktu lalu. Terakhir kita periksa sudah kondusif," kata Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Guritno Wibowo.

Meski begitu, ia telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan alat berat guna mengantisipasi bencana serupa.

Selain itu, Polda Riau telah menyiapkan jalur alternatif apabila longsor memutus jalan penghubung dua provinsi bertetangga tersebut.

Kepolisian juga memantau sejumlah jalur lainnya , seperti Riau-Sumatera Utara dan Riau-Jambi.

Seluruh rangkaian pengamanan itu akan dilakukan secara terpadu dalam Operasi Lilin Siak 2016, yang mulai digelar besok, 23 Desember. (ant/sfa)