City Portal of Pekanbaru

Sempat bilang tak tahu, Septina tagih laporan wakil rakyat yang keluar negeri

septina-bicara.jpg
(ist)

SEMPAT bilang tidak tahu, Septina Primawati akhirnya mengaku mengetahui keberangkatan sejumlah anggotanya ke Inggris untuk studi banding. Ketua DPRD Riau itu akan meminta laporan studi banding dan menyampaikan ke masyarakat.

Wakil rakyat dari Komisi E, yang membidangi kesejahteraan rakyat, terbang ke Inggris secara diam-diam. Keberadaan mereka di luar negeri terendus dari status dan foto yang diunggah di akun media sosialnya.

Ironisnya, saat itu terungkap, pimpinan DPRD Riau terlihat berusaha menutup-nutupinya.

"Ada (mengetahui keberangkatan Komisi E studi banding ke luar negeri)," ujar Septina kepada pers di Pekanbaru, Kamis (22/12).

Septina berkilah, keberangkan rombongan Komisi E yang berjumlah 11 orang (termasuk staf) sudah sesuai aturan dan telah disetujui Kementerian Dalam Negeri. "Kalau tidak ada persetujuan dari kementerian, berani kawan-kawan berangkat," kata dia.

"Nanti kita minta kepada anggota dewan yang berangkat ke luar negeri untuk membuat laporan hasil kunjungannya," ujar Septina lagi.

Pernyataan itu disampaikan Septina di saat sorotan publik makin tajam, karena menilai kunjungan wakil rakyat ke luar negeri tak jelas dampaknya bagi masyarakat Riau. Diduga itu hanya modus untuk menghabis-habiskan anggaran di penghujung tahun.

Indikasi itu semakin kuat dengan kepergian Komisi E ke Inggris secara diam-diam dan bungkamnya pimpinan dewan.

Rombongan Komisi E tersebut berangkat ke Inggris pada 18 Desember 2016 lalu melalui Dubai, Uni Emirat Arab. Mereka itu adalah Masnur selaku Ketua Komisi E, M Adil, Ramos Teddy Sianturi, Agus Ade Hartanto, T Nazlah Khairati, dan EV Tenger Sinaga. Lima lainnya staf di Sekretariat DPRD Riau yang mendampingi mereka.

Sebelumnya, Komisi D diketahui lebih dahulu studi banding ke luar negeri. Bedanya, jika Komisi E menyambangi Inggris dengan terlebih dahulu transit di Dubai, Uni Emirat Arab, Komisi D memilih Amerika Serikat sebagai destinasi.

Komisi C studi banding ke luar negeri pertengahan tahun ini, juga ke Eropa. (sfa/ant)