City Portal of Pekanbaru


Bosan ditepikan terus, Schneiderlin minta Mourinho menjualnya ke klub lain

Morgan-Schneiderlin.jpg
(ist)

MORGAN Schneiderlin berada di pintu keluar dari Manchester United. Tak mau lebih lama lagi di bangku cadangan, Schneiderlin pun minta dijual ke klub lain demi hasratnya bermain di lapangan hijau.

Pelatih Manchester United (MU) Jose Mourinho pun memastikan Schneiderlin telah meminta keluar dari klub berjuluk "Setan Merah" itu. Dan West Bromwich Albion menjadi calon utama klub penampung Schneiderlin, dengan mengajukan tawaran 13 juta poundsterling.

Schneiderlin, yang dibeli seharga 24 juta poundsterling dari Southampton pada Juli 2015, tidak masuk dalam skema Mourinho. Ia tidak pernah menjadi starter selam musim ini. Ia tidak pernah tampil lagi sejak terakhir kali turun saat laga melawan Arsenal di Old Trafford pada 19 November.

Selain West Brom, pelatih Everton Ronald Koeman juga tertarik menggaet Schneiderlin. Ia dulu mengandalkan Schneiderlin sewaktu masih sama-sama di Southampton.

Jendela transfer dibuka 1 Januari nanti. Mourinho terus-terang menyatakan akan memenuhi keinginan Schneiderlin, dengan menjualnya ke klub peminat.

"Dia profesional yang hebat, anak yang fantastis, sangat jujur dan terbuka. Dia mengungkapkan suara hatinya kepada saya beberapa kali dan jawaban saya sederhana," kata Mourinho dalam laman ESPN, seperti dikutip dari antaranews, Sabtu (24/12).

"Jika dia bermain reguler bersama saya, saya punya hak untuk mengatakan tidak boleh. Tetapi jika dia tidak bermain, saya tak punya hak melarang dia pindah," sambung Mourinho.

"Jawaban saya adalah jika tawaran itu bagus dan dewan direksi menganggapnya tawaran bagus dalam hubungannya dengan kualitas seorang pemain sangat bagus seperti Morgan, maka saya tidak akan mencegah dia pergi," pungkasnya.

Sementara pelatih West Brom Tony Pulis membenarkan klubnya telah mengajukan tawaran untuk mendapatkan sejumlah pemain. Namun menolak mengungkapkan nama-namanya.

"Kami telah mengajukan tawaran kepada empat atau lima pemain, saat ini kami tak ingin mengungkapkan mereka. Kami akan mengungkapkan mereka begitu kami mendapatkan mereka," kata Pulis. (sfa)