City Portal of Pekanbaru

Tiga peluru tewaskan pengedar narkotika, polisi sita 10 kg sabu

pengedar.jpg
(ist)

SEORANG pengedar tewas dalam penggerebekan jaringan sindikat narkotika di dua lokasi di Sumatera Utara, karena melawan petugas. Sebanyak 10 kilogram narkotika jenis sabu-sabu disita.

Penggerebekan dilakukan aparat Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan.

"Kedua lokasi penggereebakan itu, yakni Jalan Sidumolyo Gang Semangka 18 Desa Bandar Kalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, dan Jalan Pasar IV Barat, Kecamatan Medan Marelan," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugrho, Sabtu (24/12).

Penggerebekan di lokasi rumah bandar narkoba itu, berdasarkan laporan yang diperoleh dari masyarakat bahwa adanya aktivitas peredaran barang haram di Jalan Sidomulyo Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

"Petugas langsung turun ke lokasi dan menggerebek rumah seorang pria berinisial RL (29), dan ditemukan barang bukti narkoba 100 gram," ujarnya, didampingi Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polrestabes Medan AKBP Ganda MH Saragih.

Dalam pengembangan kasus tersebut, petugas menangkap pemilik barang narkoba yang diketahui berinisial FR (25) warga asal Aceh Utara, yang bermukim di Jalan Pasar IV Barat Medan Marelan.

Di sana, aparat keamanan dalam penggeledahan menemukan barang bukti 10 kg sabu sabu.

"Polisi kemudian melakukan pengembangan di kawasan Cemara, namun tiba tiba FR melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam pisau belati dan menyerang," ucapnya.

Kapolrestabes mengatakan, setelah diberikan tembakan peringatan, tersangka tidak mengindahkannya. Sehingga petugas terpaksa menembak FR sebanyak tiga kali yang mengakibatkan meninggal dunia.

Jenazah FR dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi, dan dikembalikan ke rumah keluarganya di Jalan Marelan.

"Polisi hingga kini masih terus melakukan pengembangan kasus peredaran narkoba tersebut," kata mantan Kasat Reskrim Polresta Medan itu. (ant/sfa)