City Portal of Pekanbaru

Enam orang tewas disekap di kamar mandi, polisi masih selidiki motif pelaku

menangis.jpg
(ist)

APARAT kepolisian dari Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus tewasnya enam penghuni rumah mewah di Pulomas, Jakarta Timur, Selasa (27/12) pagi.

Mereka diduga kehabisan oksigen setelah berjam-jam disekap di kamar mandi sempit. Sementara lima orang lainnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Rumah mewah berlantai dua itu diketahui milik seorang arsitek, yakni Dodi Triono (59). "CCTV kami tengah dalami," kata Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) M Iriawan di lokasi kejadian, Pulomas, Jakarta Timur, Selasa siang.

"Kalau ada rekaman CCTV yang hilang, nanti kami telusuri ada motif apa? Jangan dulu bilang hilang, nanti kami dalami CCTV-nya," kata Kapolda.

"Sekarang lagi olah TKP, sedang dilakukan penyelidikan untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di sini," kata dia.

Iriawan belum bisa memastikan apa motif di balik kasus tewas enam orang tersebut. "Kita belum bisa menentukan motifnya apa karena tim baru olah TKP," ucap dia.

Iriawan juga belum bisa memastikan apakah keenam orang yang tewas tersebut korban perampokan atau tidak. Sebab, keenam orang tersebut tewas karena kehabisan oksigen. Karena, mereka disekap di kamar mandi rumah tersebut.

"Belum kita temukan. Kita masih telusuri ada barang yang hilang atau tidak," kata Iriawan.

Tempat kejadian perkara adalah rumah nomor 7A, Jalan Pulomas Utara, Pulogadung, Jakarta Timur. Di depan gerbang rumah tersebut terpasang garis polisi. Di dalam rumah terparkir sebuah mobil Honda Jazz warna abu-abu.

Rumah tersebut bercat putih dengan pagar setinggi kurang lebih lima meter. Rumah bergaya minimalis dan memiliki dua lantai.

Sejak Senin sore

Diduga sebelas orang di rumah itu disekap sejak Senin (26/12) sore dan baru ditemukan pada Selasa (27/12) pagi.

Mereka yang meninggal dunia yakni Dodi Triono (59), Diona Arika (16), Dianita Gemma (9), Amel yang merupakan teman anak korban, Yanto dan Tasrok yang merupakan sopir keluarga.

Sementara lima orang ditemukan selamat, yakni Zanette Kalila (13), Emi, Santi (22), dan Fitriani serta Windy yang merupakan pembantu rumah tangga.

Aparat Polsek Pulogadung mendapat informasi perampokan tersebut setelah seorang kerabat, Sheila Putri, datang ke Pospol Kayuputih pada pukul 09:25.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi menemukan korban tewas dalam kamar mandi ukuran 1,5 meter x 1,5 meter. Kamar mandi itu dalam keadaan terkunci.

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan yang datang ke lokasi kejadian mengatakan, kesebelas orang itu diduga disekap sejak Senin (26/12) sore. "Luka sih lecet lecet dan disekap kamar mandi ukuran kecil. Diduga kehabisan oksigen dari kemarin sore hingga pagi tadi," kata Kapolda.

Iriawan menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh kerabat yang datang ke rumah tersebut. Begitu tiba, pintu sudah terbuka dan terdengar teriakan minta tolong dari dalam rumah.

"Saat ditemukan awalnya itu kerabat yang akan datang saat pintu sudah terbuka masuk ke dalam ada suara minta tolong terus pintu didobrak," jelasnya. (kps/pskt/dtc/sfa)