City Portal of Pekanbaru


Hadiri pemakaman, drummer band Ungu sebut Dodi Triono berjiwa muda

rowman.jpg
(ist)

PEMAKAMAN pengusaha properti Dodi Triono dan kedua putrinya, korban pembunuhan sadis di perumahan mewah Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (28/12), disesaki para kerabat, tetangga dan sahabat.

Tampak pula penabuh drum band Ungu, Rowman, di antara pelayat. Pria bernama asli Nur Rohman itu datang pukul 11.30 WIB, mengenakan kemeja putih. Ia mengaku mengenal baik Dodi, yang pernah menjadi tetangganya semasa tinggal di Pulomas.

"Kemarin pas bangun tidur lihat televisi. Kok kenal, wah tak salah lagi, itu dia Pak Dodi. Kemarin mau langsung ke sana (Pulomas Residence) tapi sudah macet. Jadi sekarang saja ke sini," tutur Rowman di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Menurut Rowman, Dodi adalah orang yang baik dan suka bergaul sehingga ditunjuk menjadi ketua Rukun Tetangga setempat.

"Wah, dia baik banget. Kita ngobrol biasanya kalau ngumpul. Kalau ada acara izin ke dia, soalnya dia ketua RT," kata Rowman, yang baru meninggalkan Pulomas dua bulan lalu.

"Walaupun tua, dia itu berjiwa muda," katanya.

Rowman tidak menyangka Dodi yang terkenal baik di lingkungan itu meninggal dunia karena disekap oleh penjahat di rumahnya sendiri. Ia berharap polisi segera menemukan penjahat yang menewaskan Dodi dan lima orang lainnya.

"Kaget banget. Enggak mennyangka. Gua juga bingung, kok orang baik bisa begini... Semoga lekas diungkap polisi," ucap Rowman.

Jenazah Dodi (59) dan dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9) dimakamkan bersebelahan di Tanah Kusir.

Selasa (27/12) pagi, 11 orang ditemukan disekap di dalam kamar mandi sempit berukuran 1,5 x 1,5 di lantai satu rumah mewah Dodi. Mereka bertumpukan di kamar mandi. Enam orang meninggal dunia, yang diduga kehabisan oksigen, dan lima lainnya masih hidup.

Selain Dodi dan kedua putrinya itu, seorang teman Gemma bernama Amel serta dua sopir keluarga Dodi juga tewas setelah disekap penjahat.

Sementara lima orang lainnya ditemukan dalam kondisi lemas. Mereka itu adalah Zanette Kalila Azaria (13), putri Dodi, serta empat asisten rumah tangga yakni Emi (41), Azaria (13), Santi (22), Fitriani (23) dan Windy (23).

Sejauh ini polisi masih menyelidiki siapa kawanan, yang diduga berjumlah tiga orang, yang melakukan pembunuhan sadis tersebut. (ant/sfa)