City Portal of Pekanbaru

Jelang tahun baru, ibu muda penuhi pesanan narkoba Rp 200 juta dari polisi

tahanan-wanita.jpg
(ist)

SINDIKAT pengedar narkotika memanfaatkan berbagai kalangan untuk memasarkan barang haram tersebut. Termasuk ibu rumah tangga, seperti yang baru saja diungkap oleh aparat kepolisian di Rokan Hulu.

Ibu rumah tangga berusia 32 tahun itu berinisial Ms alias Eva. Dari tangannya, polisi menita satu paket besar sabu-sabu sebesar 100,85 gram. Nilainya lebih dari Rp 200 juta.

Melihat banyaknya barang bukti, Eva diduga seorang bandar narkoba.

"Tersangka masih terus dimintai keterangan untu proses penyidikan dan pengembangan kasus," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, seperti dikutip dari antarariau, Jumat (30/12).

Guntur menuturkan, penangkapan Eva berawal dari hasil pengembangan petugas terhadap sejumlah kasus narkoba yang berhasil diungkap sebelumnya di wilayah hukum Polres Rokan Hulu.

Setelah mendapat cukup informasi dan mengantongi identitas tersangka, polisi lantas melakukan operasi penyamaran untuk meringkus Eva.

"Anggota menyamar sebagai pembeli dan memesan satu paket sabu-sabu," ujarnya.

Eva terjebak. Ia menyanggupi pesanan tersebut dan membuat penyerahan 'barang'. Mereka lalu bertemu di Jalan Lintas Desa Batas Kecamatan Tambusai, Rohul, Rabu (28/12).

Ketika mendapati Eva benar membawa sabu-sabu 'pesanan' tersebut, aparat Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Rohul dan Polsek Tambusai langsung meringkusnya.

Selain sabu-sabu, polisi turut menyita beberapa unit ponsel. Kini tersangka berikut barang bukti diamankan di markas Polres Rohul guna pemeriksaan lebih lanjut. Polisi akan mengembangkan kasus ini untuk mengungkap bandar besar yang menjadi pemasok narkoba ke Eva.

Sebelumnya Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Hariono mengatakan, peredaran narkoba ditenggarai meningkat saat perayaan tahun baru. Seiring dengan itu, Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Riau meningkatkan pengawasan, terutama mengantisipasi maraknya penyelundupan narkoba.

"Pengalaman yang sudah-sudah, menjelang tahun baru, barang (narkoba) banyak yang masuk," kata dia, Rabu lalu. (sfa)