City Portal of Pekanbaru


Sedia 250 bus sambut liburan, hanya 90 bus yang terisi

terminal.jpg
(ist)

TIKET pesawat yang terjangkau, apalagi ditambah tingginya kepemilikan mobil pribadi, menyebabkan minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi darat terus menurun.

Itu kembali terbukti saat libur perayaan Natal dan sebentar lagi tahun baru. Dinas Perhubungan Provinsi Riau mengungkapkan, jumlah penumpang bus selama perayaan Natal 2016 menurun dibanding tahun lalu.

"Pengguna moda transportasi darat menurun, ada beberapa faktor penyebabnya. Di antaranya kesejahteran masyarakat sudah cukup tinggi sehingga sudah bepergian dengan mobil pribadi," kata Rahmat Rahim, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau.

Hal itu disampaikan Rahmat saat melakukan rapat koordinasi bersama satuan kerja terkait yang membahas evaluasi pasca Perayaan Natal serta persiapan jelang tahun baru di Pekanbaru, Kamis (29/12).
.
Penurunan animo pengguna transportasi umum pun terlihat di Terminal Payung Sekaki, dengan jumlah penumpang yang mudik tujuan Sumatera Utara hanya berkisar 700 orang. Mereka itu diangkut dengan menggunakan 90 bus. Padahal bus yang telah dipersiapkan sebanyak 250 bus.

Indikator lainnya, pada libur Natal tahun ini, 1.000 angkutan umum baik itu transportasi antar provinsi, antar kota maupun dalam kota, sudah dipersiapkan. Namun di sisi lain, fenomena penumpang yang kerap menggunakan travel 'gelap' menjadi faktor berikutnya yang menjadi penyebab penurunan animo masyarakat terhadap angkutan umum.

Rahmat juga mengungkapkan, ternyata berkurangnya minat masyarakat pada angkutan umum juga sebanding dengan pengguna transportasi laut. Berbeda dengan pengguna transportasi udara yang justru meningkat.

"Meski adanya beberapa faktor penyebab kurang diminati transportasi umum, namun kami tetap meningkatkan pelayanan bagi pengguna," tegasnya.

Selain evaluasi pasca Natal, dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai persiapan jelang tahun baru. Sebelumnya, Rahmat bersama satuan kerja terkait sempat melakukan peninjauan di Bandara Sutan Syarif Kasim II, Pelabuhan Sei Duku, serta terminal BRPS.

"Insya Allah aman terkendali, baik moda darat, udara maupun laut," kata Rahmat.

Diperkirakan lonjakan penumpang penumpang akan terjadi sehari sebelumnya tahun baru dan awal pekan depan, karena mereka harus kembali bekerja. (ant/sfa)