City Portal of Pekanbaru


Sudah tiga organisasi laporkan Habib Rizieq ke polisi

Habib-rizieq.jpg
(ist)

CERAMAH imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, dalam sebuah kegiatan keagamaan terus dipersoalkan. Setidaknya sudah ada tiga laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya, dengan tuduhan dugaan penodaan agama.

Yang paling akhir adalah laporan dari Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama (Rumah Pelita).


"Laporan dugaan penyebaran kebencian bermuatan SARA untuk memecah persatuan dan kesatuan RI," kata Koordinator Rumah Pelita Slamet Abidin di marks Polda Metro Jaya, Jakarta Jumat (30/12).

Rumah Pelita melaporkan Habib Rizieq dengan nomor Laporan Polisi : TBL/6422/XII/2016/PMJ Ditreskrimsus tertanggal 30 Desember 2016.

Habib Rizieq disangkakan Pasal 165 KUHP dan Pasal 156a KUHP dan atau Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 A ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Isi ceramah yang dipersoalkan itu disampaikan Habib Rizieq dalam kegiatan keagamaan di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada 25 Desember 2016.

Selain merusak persatuan bangsa, Slamet mengungkapkan Habib Rizieq menyampaikan ceramah yang dianggap memecah belah umat Islam sehingga diadukan ke polisi.

"Rizieq telah mengolok keyakinan agama lain. Kami dari umat Islam menyesalkan ceramah yang mengandung isu SARA dan mengganggu kerukuran umat beragama itu," ujarnya.

Slamet mempermasalahkan isi ceramah Habib Rizieq yang diunggah melalui media Youtube dengan akun @sayareya.

Anggota Rumah Pelita John Paul menambahkan Habib Rizieq telah menyerang agama lain sehingga melanggar Pasal 156 a KUHP tentang penistaan agama.

Sebelumnya, Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Student Peace Institute (SPI) telah lebih dulu melaporkan Habib Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya. (ant/sfa)