City Portal of Pekanbaru

Perampok sadis Ius Pane terus menunduk setiba di Jakarta

ius-pane.jpg
(ist)

TUNTAS sudah perburuan para perampok sadis di rumah pengusaha Dodi Triono, Pulomas, Jakarta Timur. Buronan terakhir, Ridwan Sitorus alias Marihot Sitorus alias Ius Pane diringkus di pool bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Jalan Sisingamangaraja Medan, Sumatera Utara, Minggu (1/1) pagi pukul 07.45 WIB.

Penangkapan langsung dipimpin Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana Marpaung. Tersangka kemudian segera diterbangkan ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Citilink.

Minggu siang, sekitar pukul 14.00, pesawat mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Di sana sudah menunggu Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan, yang terlihat memeluk Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana Marpaung.

Ius Pane, 45 tahun, dikawal ketat saat turun dari pesawat. Ketika dihadapkan kepada wartawan dalam konferensi pers, ia terus menunduk.

"Dengan demikian, tuntas semua pelaku (pembunuhan di Pulomas) sudah kami bisa ungkap semua," kata Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan.

Perampokan di Pulomas menjadi perhatian masyarakat luas, karena menyebabkan enam orang tewas. Mereka kehabisan oksigen setelah disekap di kamar mandi sempit tanpa ventilasi bersama lima orang lainnya.

Sebelas orang itu disekap mulai Senin (26/12) sore, dan baru diketahui pada Selasa (27/12) pagi. Sekitar 18 jam lamanya mereka bertumpukan di kamar mandi berukuran 2 x 1 meter tersebut.

Enam korban tewas itu adalah Dodi Triono (59) selaku pemilik rumah, dua anak Dodi bernama Diona Arika (16) dan Dianita Gemma (9), Amel yang merupakan teman dari anak Dodi, serta Yanto dan Tasrok yang merupakan sopir keluarga.

Adapun korban selamat bernama Zanette Kalila (13), yang merupakan anak Dodi. Korban lain yang selamat adalah Emi, Santi (22), Fitriani, dan Windy, yang semuanya merupakan asisten rumah tangga.

Ridwan Sitorus alias Marihot Sitorus alias Ius Pane berperan penting dalam kasus pembunuhan di Pulomas. Ia terlihat menganiaya salah satu korban berdasarkan kamera CCTV. Selain itu, dia juga menyeret Diona dan memukul dengan senjata api.

Adapun pelaku yang terlebih dahulu ditangkap adalah Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang. Ramlan tewas ditembak, sedangkan Erwin mengalami luka tembak.

Satu tersangka lainnya, Alfins Bernius Sinaga ditangkap di Villamas Indah, Bekasi Utara, Jawa Barat. (ant/kps/sfa)