City Portal of Pekanbaru


Dua perampok truk sawit diringkus, modus pura-pura menumpang

pelaku-perampokan.jpg
(ist)

DUA perampok truk sawit yang beraksi di Jalan Lintas Maredan Siak-Kota Pekanbaru akhirnya diringkus aparat Satreskrim Polres Siak.

"Dua tersangka berinisial Su dan AS. Barang bukti uang puluhan juta berhasil disita. Kami masih terus mendalami aksi para pelaku itu," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol. Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Selasa (3/1).

Dia menjelaskan pengungkapan ini merupakan tindak lanjut laporan korban Safrizal (36), pemilik truk pengangkut sawit asal Kabupaten Indragiri Hulu.

Dalam laporannya ke polisi, korban mengaku dibekap dan dianiaya kedua pelaku sebelum merampas truk bermuatan sawit miliknya pada 27 Desember 2016 lalu.

Peristiwa perampokan itu sendiri terjadi di Maredan, Jalan Lintas Pekanbaru-Siak.

Berawal dari laporan itu, petugas lantas melakukan penyelidikan. Setelah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan korban serta hasil olah tempat kejadian perkara, polisi mengidentifikasi identitas kedua pelaku itu.

Polisi yang terus melakukan pengembangan akhirnya berhasil mengetahui posisi kedua pelaku tersebut. "Anggota dapat informasi kedua tersangka berada di Bukit Batu, Bengkalis," ujarnya.

Tidak berselang lama, kedua tersangka langsung berhasil dibekuk di Bengkalis. Penangkapan dilakukan pada tengah pekan lalu.

"Dari penangkapan tersebut kami menyita barang bukti uang Rp7,5 juta, ponsel dan bukti transfer rekening belasan juta rupiah," jelasnya.

Diduga kuat, uang dan bukti transfer itu merupakan hasil penjualan truk berikut muatan sawit. Kini kedua tersangka masih diperiksa intensif di Mapolres Siak guna penyelidikan lebih lanjut.

Meski begitu, polisi berhasil mengungkap cara kerja kedua perampok itu. Ia menjelaskan, kedua perampok tersebut melancarkan aksinya dengan cara berpura-pura menjadi penumpang saat supir melintas di Maredan.

Setelah memperoleh tumpangan, keduanya langsung melancarkan siasat dan melakukan perampokan.

"Ini yang harus diwaspadai. Jangan mudah memberikan tumpangan kepada orang tidak dikenal saat mengendarai kendaraan," kata dia. (sfa)