City Portal of Pekanbaru

Manfaatkan tenaga yang ada, Bupati Amril larang terima honorer baru

bupati-bengkalis-amril-mukminin.jpg
(humas)

PARA pejabat yang mengisi organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis baru saja dilantik di awal tahun ini. Bupati Amril Mukminin mengingatkan kepada mereka, terutama kepala OPD, untuk tidak menambah tenaga honorer baru di SKPD masing-masing.

"Seluruh Kepala OPD tak boleh mengangkat pegawai honorer baru, walaupun gajinya hanya dibayarkan dari kegiatan di OPD bersangkutan," kata Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Rabu (4/1).

Dia meminta Kepala OPD agar memanfaatkan secara maksimal tenaga honorer yang sudah ada saat ini.

Penegasan tersebut dipaparkan Amril terkait dihapusnya sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD), baik yang terlikuidasi maupun dilebur dengan OPD baru yang dibentuk berdasarkan Perda No 3 Tahun 2016.

"Hilangnya sejumlah SKPD tentunya membuat para tenaga honorer yang bertugas di SKPD sebelumnya menjadi was-was tentang nasib mereka. Tidak sedikit yang khawatir dan merasa nasib mereka saat ini di ujung tanduk. Lebih-lebih mereka yang sudah berkeluarga," ujar Amril Mukminin.

Namun kegusaran para honorer yang merasa nasibnya di ujung tanduk tersebut kini terjawab sudah. Bupati Bengkalis Amril Mukminin menjamin tidak satu pun di antara mereka yang diberhentikan.

"Terhadap tenaga honorer eks beberapa SKPD yang terlikuidasi atau digabung ke SKPD lain, agar tenaga mereka tetap dimanfaatkan," kata dia.

Dia mencontohkan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah yang memakai gedung yang dahulu digunakan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben). Kata dia, semua pegawai honorer Distamben, harus dimanfaatkan.

"Tak Perlu mengangkat tenaga honorer baru dan tak ada tenaga honorer (lama) yang diberhentikan," ujar Amril, juga dengan nada tegas. (ant/sfa)