City Portal of Pekanbaru

Bangun rumah sakit baru, Danlanud janjikan pemilik lahan berobat gratis

lanud-rsn.jpg
(ist)

MENYUSUL peningkatan statusnya dari tipe B menjadi tipe A, Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (RSN) Pekanbaru akan membangun Rumah Sakit TNI AU yang lebih representatif.

"Dengan pembangunan ini kita sangat berharap dapat membantu meningkatkan pelayanan kesehatan bagi keluarga Lanud Roesmin Nurjadin dan masyarakat," kata Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Marsekal Pertama Henri Alfiandi di Pekanbaru, Jumat (6/1/2017).

Danlanud menjelaskan upaya Lanud RSN untuk membangun Rumah Sakit TNI AU tersebut mendapat tanggapan positif dari masyarakat sekitar.

Terutama masyarakat pemilik lahan yang bersedia membebaskan lahan mereka demi memperluas bangunan rumah sakit tanpa kendala atau masalah apapun.

"Sebagai bentuk penghargaan, kita akan berikan pengobatan gratis seumur hidup bagi pemilik lahan yang berkenan dibebaskan untuk pembangunan rumah sakit," jelasnya.

Lanud Roesmin Nurjadin saat ini telah memiliki Rumah Sakit TNI AU yang berada di dalam komplek militer. Rencananya, pembangunan rumah sakit yang baru ini akan berada di sekitar areal Jalan Rambutan, Pekanbaru atau depan pos jaga.

"Dengan begitu masyarakat akan lebih mudah untuk menjangkau rumah sakit TNI AU," lanjutnya.

Ia menggambarkan, rumah sakit TNI AU ini akan dibangun tiga lantai dan dapat menampung 150 pasien rawat inap. Berdasarkan gambar maket bangunan, rumah sakit tersebut terlihat cukup megah.

Kepala Penerangan Lanud Roesmin Nurjadin Mayor Sus Rizwar mengatakan dalam tahap pertama ini, 8.000 meter persegi lahan telah dibebaskan.

"Selanjutnya akan dilakukan secara bertahap hingga pembangunan dimulai," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program pembangunan rumah sakit TNI AU tersebut mendapat dukungan dari Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau.

Dukungan dari Pemprov Riau diwujudkan dengan memberikan dana hibah yang diperuntukkan bagi pembebasan sebagian tanah warga yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit Lanud RSN.

Selanjutnya pembebasan lahan dilakukan secara transparan oleh tim penilai independen yang bekerja tanpa campur tangan dari pihak manapun untuk menentukan berapa besarnya penggantian yang akan diterima oleh warga.

Camat Marpoyan Damai Fiora Helmi yang mewakili masyarakat sekitar memberikan dukungan program pembangunan rumah sakit di Lanud RSN, karena memberikan manfaat pelayanan kesehatan bagi masyarakat sekitar. (ant/sfa)