City Portal of Pekanbaru


Fahmizal: Ngapain susah-susah, pakai ATM saja

pacu-jalur.jpg
(ist)

KIAT Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal Usman untuk mengembangkan pariwisata di Bumi Lancang Kuning sederhana saja. Ia menyebutnya dengan metode ATM, yakni amati, tiru dan modifikasi.

"Saya kerja pakai ATM yakni amati tiru dan modifikasi, kenapa kita susah-susah harus menciptakan. Fokus saja berinovasi pada potensi wisata yang sudah ada," kata Fahmizal Usman di Pekanbaru, Jumat (6/1/2017).

Pengelolaan yang dimaksud Fahmizal tentu tidak hanya dititikberatkan pada pengembangan potensi yang sudah ada saja, namun lebih mengedepankan modifikasi, kreatifitas dan terobosan yang menjadi senjatanya dalam menggaet kunjungan wisatawan.

Sehingga cukup dengan medode ATM ini, ia berharap pengembangan pariwisata Riau menoreh keberhasilan di bawah manajemennya.

"Berinovasi pun tidak boleh keluar dari koridor, sampaikan segala persoalan, turun kelapangan melihat kendalanya dan yang paling penting sampaikan kepada pimpinan, loyalitas juga menjadi kunci penting," kata Fahmizal pula.

Di bawah pengelolaannya, Pemerintah Provinsi Riau tengah menggaungkan kawasan setempat sebagai kawasan destinasi pariwisata. (Baca juga: Mantap, Rp 123 miliar dikucurkan benahi jalan menuju wisata Bono)

Salah-satu bukti nyata keseriusan pengelolaan pariwisata Riau yakni dengan merilis Riau Menyapa Dunia di Kementerian Pariwisata RI sebagai upaya promosi yang dimaksudkan dapat menyentuh pasaran internasional.

Menjadikan sektor pariwisata sebagai pionir dalam menopang perekonomian Riau, diakui Fahmizal tidak mudah. Butuh kerja keras, tekad dan upaya dari semua pihak termasuk kesadaran wisata masyarakat.

Namun tidak sulit karena melalui sektor ini, pergerakan industri ekonomi kreatif dapat secara langsung bersinggungan dengan masyarakat.

"Selalu ada tiga aspek yang menjadi program prioritas kita di pariwisata. Di antaranya pengembangan destinasi, sumber daya manusia yang sadar wisata dan yang ketiga adalah promosi," sebut dia.

Potensi wisata Riau cukup besar seperti situs sejarah Candi Muara Takus, Istana Siak yang merupakan peninggalan kerajaan melayu. Selain itu ada iven wisata yang menarik untuk dikunjungi di antaranya Bekudo Bono (Surfing Bono) di Teluk Meranti, Bakar Tongkang di Rokan Hilir, Pacu Jalur di Kuantan Singingi, Tour de Siak, dan Gema Muharram di Indragir Hilir. (ant/sfa)