City Portal of Pekanbaru

Kepolisian giatkan patroli jelang Pilkada serentak

patroli.jpg
(ist)

PEMILIHAN umum kepala daerah (Pilkada) tak lama lagi, akan digelar serentak pada 15 Februari nanti. Kepolisian meningkatkan kewaspadaan untuk menciptakan suasana kondusif jelang pencoblosan nanit, salah satunya dengan menggiatkan patroli.

"Kita berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan situasi aman dan kondusif, terutama menjelang tahapan pilkada semakin dekat," kata Kapolres Kampar Ajun Komisaris Besar Polisi Edy Sumardi Priadinata di Pekanbaru, Minggu (8/1/2017), seperti dikutip dari antarariau.

Dia menjelaskan patroli yang dilakukan ratusan personilnya bersama Brimob, yang berada di bawah kendali operasi (BKO) Polres Kampar, terbagi dalam beberapa kelompok.

Dalam patroli yang digelar baik siang maupun malam hari itu menyasar objek-objek vital seperti Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kampar, Panitia Pengawas Pemilu, kantor pemerintahan, rumah sakit, lembaga pemasyarakat serta pemukiman dan pusat keramaian.

Selain mengoptimalkan kegiatan patroli, Polres Kampar dan Brimob juga gencar menggelar razia cipta kondisi.

"Semuanya kita lakukan dengan maksimal sehingga mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan terutama yang berniat mengganggu keamanan jelang Pilkada," urainya.

Dua pleton atau 60 personel Brigade Mobil Kepolisian Daerah Riau BKO ke Polres Kampar sebagai bagian dari upaya pengamanan Pemilihan Bupati-Wakil Bupati di wilayah tersebut. Kampar merupakan salah satu daerah yang akan turut menyelenggarakan Pilkada serentak 2017.

Selain Kampar, Kota Pekanbaru turut meramaikan pesta demokrasi yang diselenggarakan 15 Februari mendatang.

Edy menuturkan dengan adanya BKO Polda Riau tersebut, maka diharapkan setiap tahapan pilkada di Kampar dapat berlangsung dengan aman dan damai.

Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain mengatakan sebanyak 2.900 personel Polres Kampar dan Polresta Pekanbaru akan mengamankan Pilkada di kedua wilayah itu. Selain itu Polda Riau akan turut mengerahkan 800 BKO Brimob ke kedua wilayah tersebut.

Terutama menjelang pendistribusian logistik, pemungutan suara, hingga perhitungan hasil Pilkada.

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kampar diikuti lima pasang calon. Dua pasangan dari jalur independen dan tiga pasangan lainnya disokong partai politik. (ant/sfa)