City Portal of Pekanbaru

Letkol Ubaidillah dicopot gara-gara latihan bersama FPI

latihan.jpg
(ist)

FOTO-foto latihan bela negara bersama TNI yang sempat diunggah akun instragram Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) melalui akun dpp_fpi, berbuntut panjang.

Dalam foto-foto tersebut tampak laskar FPI yang sedang berlatih ketahanan dan ketangkasan.

"TNI dan FPI menggelar PPBN (Pelatiham Pendahuluan Bela Negara) serta tanam 10.000 pohon di Lebak Banten," demikian tulis dpp_fpi menerangkan gambar di foto.

Setelah foto-foto itu diunggah, ramai komentar di dunia maya. Sebagian mengeritik TNI, mengingat reputasi FPI sebagai kelompok ‘garis keras’ dan kerap bertindak sendiri melakukan penegakan hukum.

Pangdam III Siliwangi Mayor Jenderal TNI Muhammad Herindra pun dibuat gerah, dan akhirnya memutuskan untuk mencopot Komandan Kodim (Dandim Lebak, Baten, Letkol Czi Ubaidillah, dari jabatannya. Ubaidillah disebut tak melaporkan latihan tersebut kepada atasannya.

"Bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilaksanakan oleh Kodam III/Siliwangi terhadap Dandim Lebak, ditemukan kesalahan prosedur yaitu Dandim tidak berlapor terlebih dahulu baik kepada Danrem maupun Pangdam III/Siliwangi sebelum menyelenggarakan kegiatan bela negara tersebut,” demikian pernyataan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) III/Siliwangi, Kolonel Arh MD Ariyanto, dalam siaran pers, Minggu (8/1).

“Oleh karena Pangdam III Siliwangi memutuskan untuk memberikan sanksi kepada Dandim Lebak yaitu dicopot dari jabatannya dan segera digantikan oleh pejabat yang baru," imbuhnya.

Kegiatan latihan bela negara Kodim Lebak dilakukan terhadap anggota ormas Front Pembela Islam (FPI) Banten digelar 5-7 Januari 2016. Menurut Ariyanto, latihan bela negara itu tidak hanya diikuti oleh anggota FPI.

Dia juga menegaskan, kegiatan itu bukan latihan militer. "Perlu disampaikan bahwa seluruh kegiatan latihan tersebut bukanlah latihan militer, tetapi latihan bela negara," ujar Ariyanto.

Menurut dia, sanksi keras diberikan kepada Dandim Lebak, karena latihan bela negara terebut digelar tanpa melalui prosedur yang berlaku di lingkungan TNI. Ariyanto menegaskan, latihan bela negara harus memperoleh persetujuan secara hirarkis, dimana Dandim seharusnya melapor terlebih dahulu kepada Danrem dan selanjutnya kepada Pangdam.

Sementara Sekjen DPP FPI Sobri Lubis enggan berkomentar mengenai pencopotan Dandim Lebak. "Saya nggak tahu, tanya saja ke yang bersangkutan (Kodim Lebak)," kata dia. (dtc/tmp)