City Portal of Pekanbaru

Agar bisa juara, Enrique lecut Messi Cs untuk jadi petarung

selamat.jpg
(ist)

BARCELONA cuma meraih satu poin dalam lawatannya ke markas Viilareal, Senin (9/1/2017) dini hari WIB, yang membuat Lionel Messi Cs makin kesulitan bersaing untuk merebut gelar juara La Liga Spanyol.

Dengan tambahan satu poin saja, Barcelona tertahan di posisi ke-3 klasemen sementara dengan koleksi 35 poin. Messi Cs tertinggal lima poin dari rival utamanya, Real Madrid (40 poin), dan Sevilla (36).

Madrid bahkan bisa memperlebar jarak, karena memiliki keuntungan satu pertandingan lebih banyak.

Dengan kondisi seperti itu wajar bila pelatih Barca, Luis Enrique menyesali hasil imbang di El Madridgal, kandang Villarreal, pada laga ke-17.

"Tim layak untuk mendapatkan hasil lebih, kami layak untuk menang, tapi sepakbola tidak selalu adil kan?" kata Enrique seperti situs resmi klub.

"Villareal adalah tim yang tak takut untuk mencoba. Mereka mempunyai pemain-pemain berkualitas. Mereka memahami gaya bermain mereka, dengan atau tanpa bola."

"Kami menyadari kesulitan lawan Villareal, tapi kami layak memenangkan pertandingan ini. Tak ada lagi yang bisa saya katakan kepada para pemain saya, kami telah menunjukkan permainan yang oke," kata Enrique.

Barca membuang banyak sekali peluang yang dibuat di El Madrigal. Statistik mencatat sepanjang pertandingan, Barca bikin 17 attempt dan 10 yang tepat sasaran. Sementara, Villareal hanya membuat lima attempt dengan empat yang tepat sasaran.

Bahkan, Barca sempat tertinggal lebih dulu lewat gol serangan balik Villarreal yang dimotori Alexandre Pato pada menit 50. Pato meliuk-liuk dari tengah lapangan sebelum menyodorkan bola kepada Nicola Sansone, yang kemudian menendang bola secara geleser untuk menggetarkan jala Marc-Andre ter Stegen.

Barcelona yang mengurung pertahanna tim tuan rumah akhirnya bisa bernapas lega di menit 89. Tendangan bebas Messi meluncur deras ke pojok kanan atas gawang Villarreal. Hanya saja, gol tambahan untuk memaksana kemenangan tidak terjadi hingga pertandingan usai.

Enrique sendiri belum menyerah. Ia masih optimistis timnya bisa meraih titel di akhir musim. Asalkan, anak asuhnya tak terpeleset lagi dalam laga-laga sisa.

"Masih ada banyak pertandingan yang harus dimainkan. Kami harus menjadi sebuah tim petarung mulai saat ini," kata Enrique.

"Kami harus terus meningkatkan kemampuan dan menjadi lebih kuat untuk menghasilkan laju yang lebih sip. Hal tersulit dalam sepakbola memang bikin gol," tutur dia. (kps/dtc/sfa)