City Portal of Pekanbaru

Awas perampokan makin marak, truk kernel pun disikat

truk-kernel.jpg
(ist)

AKSI perampokan kian marak belakangan ini, bahkan menyasar truk pengangkut kernel atau inti sawit untuk dijadikan minyak sawit mentah (CPO). Polisi kini memburu perampok truk berisi kernel milik PT Bina Sawit Nusantara tersebut.

"Perampokan terjadi saat truk dalam perjalanan dari Siak menuju Kota Dumai," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Selasa (10/1/2017).

Guntur menguraikan dalam peristiwa perampokan yang terjadi pada akhir pekan lalu itu, pelaku yang diperkirakan berjumlah enam orang membawa kabur truk bermuatan 30 ton inti sawit.

Berdasarkan laporan korban ke polisi kemarin, korban bernama Azmi (62) tersebut mengendarai truk BM 8877 LF menuju Dumai pada Sabtu (7/1/2017) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Saat di Kecamatan Minas Kabupaten Siak, truk dihentikan paksa oleh mobil Daihatsu Terios.

Tiga orang pelaku langsung turun dari mobil Terios dan naik ke trun tronton yang dikendarai korban. Pelaku lantas memaksa korban untuk duduk di kursi belakang.

Tidak hanya itu, pelaku langsu menutup mata, telinga dan mengikat korban seraya menodongkan senjata tajam ke arah perut. Setelah disekap, korban langsung dipaksa masuk ke Terios yang mereka kendarai.

"Korban sempat berada di mobil selama empat jam di bawah ancaman para pelaku," urainya.

Saat berada di dalam kendaraan perampok itu, korban yang tetap ditutup mata dan telinga berusaha mendengar pembicaraan pelaku. Diperkirakan mereka berjumlah empat orang.

Empat jam di bawah ancaman, para pelaku kemudian membuang korban di perkebunan sawit. Beruntung korban diselamatkan oleh warga setempat dan membuka penutup mata serta ikatan ditubuhnya.

"Setelah kejadian, korban melapor peristiwa perampokan ke Polsek Minas," jelasnya. (ant/sfa)