City Portal of Pekanbaru


Gerebek gudang di Tenayan Raya, polisi sita 60.400 bungkus rokok ilegal

rokok-ilegal.jpg
(ist)

APARAT kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menggerebek sebuah gudang di wilayah Tenayan Raya, Pekanbaru, dan menyita 60.400 bungkus rokok ilegal. Diduga ribuan bungkus rokok ilegal itu berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur.

"Untuk sementara dari pengungkapan ini kami mengamankan seorang pelaku berinisial TB," kata Direktur Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Rivai Sinambela di Pekanbaru, Rabu (11/1/2017), seperti dikutip dari antarariau.

Rivai menjelaskan seluruh rokok tersebut diamankan dari sebuah gudang di Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, pada Selasa (10/1/2017). Pria berinisial TB, 49 tahun, yang merupakan pemilik gudang dan rokok-rokok tersebut langsung ditahan.

Pengungkapan ini, kata Rivai, merupakan hasil pengembangan dan penyelidikan sejumlah pengungkapan kasus rokok ilegal di Pekanbaru selama 2016.

Hasilnya, polisi mendapati sebuah gudang yang diduga sebagai tempat penyimpanan rokok-rokok tersebut yang berlokasi di Kecamatan Tenayan Raya.

Secara keseluruhan, katanya, barang bukti yang diamankan berjumlah 302 kardus berisi 6.040 slop atau 60.400 bungkus rokok.

Rivai yang didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo itu mengatakan rokok tersebut sebenarnya memiliki cukai.

"Cukainya ada, tapi tidak sesuai peruntukan. Misalnya begini, dari satu bungkus berisi 20 batang, pita cukai hanya untuk 12 batang, yang lainnya tidak bercukai," jelasnya.

Ia mengungkapkan TB diduga bekerja sama dengan seseorang berinisial M, warga Batam, Kepulauan Riau. Dalam perkara ini pria berinisial M itu disebut sebagai pemesan rokok dari Sidoarjo, sementara TB merupakan penampung dan mengedarkannya di Pekanbaru dan sekitarnya. (sfa)