City Portal of Pekanbaru

Sektor non-migas bikin neraca perdagangan Riau surplus

sawit-kelapa.jpg
(ist)

SEKTOR non-migas belakangan menjadi andalan Riau, seiring dengan melorotnya harga minyak bumi dan gas.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, neraca perdagangan atau neraca ekspor impor Provinsi Riau pada November 2016 mengalami surplus sebesar 1.241,19 juta dolar AS lebih.

"Surplusnya neraca perdagangan Riau tersebut dipicu oleh surplus pada sektor non migas yang tercatat sebesar 1.108,06 juta dolar AS dan sektor migas sebesar 133,14 juta dolar AS," kata Kepala BPS Riau Aden Gultom di Pekanbaru, Rabu (11/1/2017).

Menurut dia, dari sisi volume perdagangan, pada November 2016 neraca perdagangan Provinsi Riau mengalami surplus sebesar 2.237,03 ribu ton.

Hal tersebut, katanya, didorong oleh surplusnya neraca volume perdagangan sektor non migas sebesar 1.931,08 ribu ton dan sektor migas sebesar 305,94 ribu ton.

"Namun untuk neraca perdagangan Provinsi Riau periode Januari - November 2016 mengalami surplus sebesar 11.015,90 juta dolar AS yang dipicu oleh surplus pada sektor non migas sebesar 8.946,69 juta dolar AS dan sektor migas sebesar 2.069,21 juta dolar AS," katanya.

Akan tetapi, katanya, dari sisi volume perdagangan, pada Januari-November 2016 neraca perdagangan Provinsi Riau mengalami surplus sebesar 21.198,13 ribu ton.

Surplus ini juga didorong oleh surplusnya neraca volume perdagangan sektor non migas yang tercatat sebesar 14.468,32 ribu ton dan sektor migas sebesar 6.729,82 ribu ton. (ant/sfa)