City Portal of Pekanbaru

Sudah hampir sebulan, Septina belum terima laporan kunker anggotanya ke Inggris

septina-bicara.jpg
(ist)

Ketua DPRD Riau Septina Primawati memberi keterangan kepada pers. Ia belum menerima laporan hasil studi banding (stuban) ke luar negeri dari anggotanya.

SUDAH hampir sebulan usai studi banding ke luar negeri, namun anggota DPRD Riau belum melaporkan hasilnya ke publik. Bahkan Ketua DPRD Riau Septina Primawati pun tahun seperti hasilnya.

Karena itu ia akan menagih laporan dua komisi di dewan yang melakukan perjalanan dinas atau studi banding ke sejumlah negara Eropa dan Amerika, dengan menyurati masing-masing ketuanya.

"Kita akan surati masing-masing komisi, bahwa tugas yang mereka jalankan ke luar negeri supaya ada laporannya. Nanti kita buat," kata Septina di Pekanbaru, Selasa (10/1/2017).

Seperti diketahui dua alat kelengkapan dewan di DPRD Riau yang melakukan kunjungan kerja ke luar negeri yakni Komisi D dan Komisi E DPRD Riau.

Menurut politisi Partai Golongan Karya tersebut, pada dasarnya anggota dewan yang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri tersebut sudah mengetahui kewajiban yang harus dilakukan usai melaksanakan tugas.

Dalam Surat Perintah Tugas (SPT) yang dikeluarkan pimpinan dewan dinyatakan kalau usai melaksanakan tugas, harus membuat laporan.

"Sebenarnya dalam setiap SPT, sudah disebutkan disitu. Selesai melaksanakan tugas, memberi laporan. Itu ada di setiap SPT," imbuh Septina.

Meskipun laporan tersebut merupakan hal yang wajib tidak tercantum batas waktu pembuatan laporan.

"Memang di dalam SPT tersebut tidak ada dibunyikan berapa lamanya. Tapi membuat laporan saya akan ingatkan lagi kawan-kawan. Sesuai dengan SPT yang kita keluarkan, itu berbunyi harap membuat laporan. Itu nanti kita tegaskan lagi," tegasnya.

Ditanyakan karena studi banding itu pada tahun 2016, tidak adakah laporan itu pada tutup anggaran, dia mengatakan akan mengecek lagi laporan-laporan yang masuk.

Dikatakannya bahwa perjalanan dinas ke luar negeri itu bukanlah hal yang mesti disembunyikan karena sudah ada anggarannya, yang terlebih dahulu diverifikasi pihak Kementerian Dalam Negeri.

Komisi E DPRD Riau sendiri diketahui melakukan kunjungan kerja ke Eropa, tepatnya Inggris dan Prancis. Perihal keberangkatan tersebut pertama kali diketahui dari laman akun media sosial salah satu anggota milik Ade Agus Hartanto yakni Path.

Dalam status itu dia dalam perjalanan sampai di Dubai, Uni Emirat Arab dan Manchester, Inggris pada Minggu (18/12/2016) dan London keesokan harinya. Lalu, pada Rabu (21/12/2016), telah berada di Paris, Perancis.

Adapun anggota Komisi E DPRD Riau yang berangkat, yakni Masnur, M Adil, Ramos Teddy Sianturi, Agus Ade Hartanto, T Nazlah Khairati, dan EV Tenger Sinaga.

Ternyata, selain Komisi E, Komisi D DPRD Riau juga diketahui lebih dahulu melancong ke luar negeri. Bedanya, Komisi D memilih Amerika Serikat sebagai destinasi kegiatannya.

Sebelumnya pada pertengahan tahun 2016 juga ada Komisi C DPRD Riau yang juga ke negara di Eropa. (ant/sfa)