City Portal of Pekanbaru

Tiga hari bolak-balik, warga kecewa stok beras murah Bulog kosong

bulog-mart.jpg
(ist)

RAUT kekecewaan tak bisa disembunyikan Adi (54), warga Kecamatan Senapelan, Pekanbaru. Lagi-lagi ia pulang dengan tangan hampa, padahal sudah tiga kali ia bolak-balik ke gudang Bulog untuk mendapatkan beras murah.

Tiga hari terakhir pada setiap pagi ia datang ke kantor Bulog Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru untuk membeli beras murah.

"Saya tiap pagi ke sini tak ada kejelasan," kata Adi di Pekanbaru dengan logat Padang, Rabu (11/1/2017).

Enek (40) warga Labuh Baru juga mengatakan hal yang sama. Ia kecewa tidak bisa membeli beras murah yang biasa dijual oleh Bulogmart. Ini kali pertama ia datang setelah beras raskin jatah tahun lalu habis dikonsumsi.

"Mau nunggu raskin lama, beras di rumah sudah habis. Katanya di sini ada beras murah dari harga pasar," ucapnya kecewa.

Enek menyebutkan petugas Bulogmart yang dijumpainya beralasan beras murah jenis premium yang biasa dijual sedang kosong alias stok habis.

Sementara yang kini dijual jenis beras kualitas Anak Daro asal Sumatera Barat yang dipatok Rp130.000 kemasan 10 kilogram.

"Kami butuh beras murah yang biasa dijual Rp87.000 kemasan 10 kilogram," tegasnya.

Dihubungi terpisah Humas Bulog Divre Riau dan Kepri Hendra Gunafi menyatakan Bulogmart tetap berjualan gula, minyak goreng dan beras Anak Daro asal Sumbar.

"Gula Rp25.000 kemasan dua kilogram, beras Rp130.000 kemasan 10 kilogram," katanya singkat.

Pantauan di salah satu toko kelontong Jalan Fajar beras bulogmat jenis premium yang biasa dijual di gudang Bulog Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru diperjualbelikan seharga Rp10.000 per kilogram.

Sementara beras dengan karung yang sama ini dijual seharga Rp8.700 perkilogramnya di bulogmart.

Sebelumnya diberitakan Badan Urusan Logistik Riau - Kepulauan Riau mencatat mampu menjual empat ton beras per harinya pada Operasi Pasar (OP) yang diselenggarakan di halaman kantor Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru.

"Permintaan dan animo masyarakat Pekanbaru akan beras kualitas premium Bulog sangat tinggi," kata Kepala Humas Bulog Riau-Kepri Hendra Gunafi di Pekanbaru, pertengahan Desember lalu.

Menurut Hendra Gunafi tingginya permintaan akan beras OP di Bulog ini erat kaitannya dengan harga yang ditawarkan jauh lebih murah ketimbang pasar.

"Kami hanya mematok Rp8.700 per kilogram," terang dia.

Hendra Gunafi menjelaskan pihaknya telah menyiapkan stok beras yang cukup untuk mengantisipasi peningkatan permintaan OP ini.

"Stok kita cukup," terang dia. (ant/sfa)