City Portal of Pekanbaru

Liverpool melempem, suporter The Reds rindukan Mane

mane-sadio.jpg
(ist)

LIVERPOOL tampil mengecewakan di semifinal leg I Piala Liga, Kamis (12/1/2017) dini hari WIB. Bahkan Juergen Klopp menyebut The Reds beruntung cuma kebobolan 0-1 di Saint Mary Stadium, kandang Southampton.

Sampai-sampai Klopp tersenyum usai pertandingan, pertanda ia lega dengan kekalahan tipis itu.

Saat ditanya arti senyuman itu, pelatih asal Jerman tersebut mengatakan Liverpool bisa saja kalah telak dari Southampton. Sebut saja Nathan Redmond, si pencetak gol, sebenarnya memiliki banyak peluang emas di depan gawang Liverpool.

Beruntung bagi The Reds, Redmond hanya mampu mencetak satu gol. Dengan kondisi ini, Klopp menilai Liverpool masih memiliki peluang ke final.

"Memang, kemenangan yang pantas untuk Southampton. Masih ada pertemuan kedua. Semua akan baik-baik saja," ujar Klopp.

Sementara mantan pemain Liverpool yang kini menjadi komentator bola, Jamie Rednapp berpendapat, The Reds lewat penampilan buruknya lawan Southampton memperlihatkan betapa mereka sudah kehilangan Sadio Mane.

Menurut Redknapp, yang memainkan lebih dari 200 pertandingan untuk The Reds pada kurun waktu 1991–2002, menyebut bahwa permainan Liverpool tanpa pemain 24 tahun itu jadi terlalu monoton.

"Suporter Liverpool risau akan kehilangan Mane dan malam ini dan hal tersebut tergambar jelas. Anda bisa melihatnya, bahwa mereka benar-benar tampil berbeda," ujar Redknapp kepada Sky Sports.

Di mata Redknapp, Mane adalah pemain yang gemar mengejar bola. Hal itu membuat pola operan bisa lebih variatif, tidak semata mengarah langsung ke pemain yang dituju melainkan juga dapat ke ruang permainan kosong.

"Malam ini ada banyak pemain yang menginginkan operan bola mengarah ke kaki mereka, pemain-pemain dengan teknik. Daniel Sturridge, misalnya. Ketika ada Mane di tim, ia akan berlari ke arah lain," katanya.

"Ia memberikan dimensi yang sama sekali berbeda. Malam ini saya melihat Liverpool yang sangat mirip dengan musim lalu, dengan Mane musim ini sudah mengubah hal itu.

"Mereka juga kehilangan kaptennya, Jordan Henderson, kita tak boleh meremehkan apa yang ia lakukan, ia menyuntikkan energi ke lini tengah. Saya pikir mereka kehilangan energi, pengaruh, dan motivasi yang ia punya di sektor itu," sebut Redknapp.

Kekalahan ini menjadi modal buruk bagi Liverpool jelang tandang ke markas seterunya, Manchester United (MU), di Liga Primer Inggris, Minggu (15/1/2017). Dan dipastikan Mane juga di laga penting itu.

Mane sudah juga dipastikan absen di leg kedua semifinal Piala Liga Inggris pada 25 Januari, replay Piala FA lawan Plymouth, juga partai Liga Primer Inggris lawan Swansea di Anfield.

Jika Senegal melaju terus di Piala Afrika, Mane juga bisa absen ketika Liverpool menghadapi Chelsea, juga lawatan ke markas Hull.

"(Kehilangan) Sosok Mane adalah yang paling merisaukan saya. Ia akan absen dalam sejumlah banyak pertandingan, saya pikir ia dan Joel Matip bisa absen dalam enam atau tujuh pertandingan jika Senegal terus maju. Itu membuat saya risau," tutur Redknapp. (dly/sky/viv/dtc)