City Portal of Pekanbaru

Lagi razia, polisi sita 9.590 bungkus rokok Luffman

rokok-luffman.jpg
(ist)

PEKANBARU - Aparat kepolisian kembali menyita rokok ilegal. Kali ini 9.590 bungkus rokok merek Luffman tanpa cukai yang disita saat hendak diedarkan di wilayah Kampar.

Penyitaan dilakukan oleh jajaran Kepolisian Resor Kampar, Provinsi Riau. Polisi juga menahan satu orang.

"Rokok-rokok tersebut diamankan dari seorang pelaku berinisial YS," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Minggu (15/1/2017).

Guntur menguraikan, dalam pengungkapan yang dilakukan jajaran Polsek Bangkinang Barat pada Sabtu (14/1/2017) tersebut, polisi juga mengamankan satu unit minibus.

Pengungkapan kasus rokok tanpa cukai tersebut berawal dari operasi cipta kondisi rutin yang dilakukan jajaran di depan Mapolsek Bangkinang Barat.

Saat operasi berlangsung, petugas turut menghentikan minibus bernomor polisi B 1037 YP. Dari pemeriksaan, ditemukan 13 kardus rokok merek Luffman tanpa cukai.

"Pelaku dan barang bukti telah diamankan untuk penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut," jelas Guntur.

Keberadaan rokok ilegal cukup mudah ditemukan di Riau, terutama Kota Pekanbaru. Seperti rokok merk Luffman yang diamankan tersebut. Rokok jenis itu seharusnya hanya boleh diperdagangkan di daerah ekonomi bebas seperti Batam.

Namun belakangan rokok itu masuk secara leluasa ke Riau. Tentunya keberadaan rokok tersebut menyebabkan kerugian negara karena diperjual belikan dengan nol pajak.

Selain itu, keberadaan rokok tersebut juga mengganggu upaya pemerintah dalam upaya menekan dan mengendalikan jumlah perokok.

Baca juga: Gerebek gudang di Tenayan Raya, polisi sita 60.400 bungkus rokok ilegal

Sebelumnya, aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menggerebek sebuah gudang di wilayah Tenayan Raya, Pekanbaru, dan menyita 60.400 bungkus rokok ilegal. Diduga ribuan bungkus rokok ilegal itu berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur.

"Untuk sementara dari pengungkapan ini kami mengamankan seorang pelaku berinisial TB," kata Direktur Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Rivai Sinambela di Pekanbaru, Rabu pekan lalu.

Pria berinisial TB, 49 tahun, itu merupakan pemilik gudang dan juga puluhan ribu bungkus rokok tersebut. (ant/sfa)