City Portal of Pekanbaru

Senangnya warga menikmati Minggu pagi di Stadion Utama Riau

warga-stadion-utama.jpg
(ist)

PEKANBARU - Stadion Utama Riau yang berada di kawasan kampus Universitas Riau, Panam, ramai didatangi warga Pekanbaru, Minggu (15/1/2017) pagi. Mereka memanfaatkan stadion megah untuk berolahraga atau sekadar nongkrong, berkumpul bersama keluarga dan teman-teman.

Saat ditemui sedang berolahraga di kawasan stadion, Joni (28), warga Pekanbaru, menyatakan sangat senang dengan kembali difungsikan aset daerah tersebut. Setelah sekian lama stadion dibiarkan hingga terlihat terbengkalai dalam kondisi yang memprihatinkan.

"Kami sudah cukup lama menanti agar bangunan ini bermanfaat sebagaimana mestinya, apalagi kondisinya sudah bersih dari rumput liar tidak tampak ada di area lapangan," kata Joni.

Joni yang membawa keluarganya merasa nyaman berada di lingkungan bangunan megah tersebut. Apalagi ia tidak perlu khawatir saat memarkir kendaraan pribadi karena sudah ada petugas keamanan yang berjaga.

"Biasanya agak takut karena sering hilang seperti motor (kendaraan roda dua) tapi sekarang sudah tidak perlu khawatir lagi karena ada petugas, setahu saya juga tidak dipungut biaya parkir," sebut warga Panam ini.

Kegiatan akhir pekan juga dinikmati oleh Keluarga Mimi (45), bersama dua anaknya ia memanfaatkan waktu luang untuk berolahraga jogging serta bermain bulu tangkis di area depan stadion.

Ia yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil dituntut dengan padatnya rutinitas dalam keseharian. Sehingga akhir pekan menjadi momentum untuk menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga.

"Setiap waktu luang baik liburan atau akhir pekan stadion utama menjadi salah-satu tempat yang dikunjungi. Perbedaannya sekarang sudah terawat daripada dua tahun terakhir," tuturnya.

Dari pantuan di lokasi, masyarakat mulai memadati stadion dari pukul 07.00 WIB sampai dengan 10.00 WIB. Kegiatan olahraga yang dilakukan mulai dari jogging, sepak bola, futsal serta bulu tangkis nampak menghidupkan kembali bangunan yang rampung dikerjakan pada 2012 silam untuk pembukaan perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Di dalam area stadion, sejumlah kesebelasan sepak bola terlihat bertanding yang disaksikan penonton. Ada yang mengabadikan momen tersebut karena takhjub melihat kondisi lapangan yang sudah bagus.

Pemerintah Provinsi Riau sendiri sudah memutuskan untuk menyelesaikan persoalan hukum, yang menjadi kendala selama ini untuk membayar utang kepada pihak ketiga.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau Doni Alpriadi, stadion megah berkapasitas 45 ribu penonton kembali difungsikan.

"Berdasarkan instruksi KPK dan hasil konsultasi kami dengan Kejaksaan Agung dan Pak Kajati, stadion ini harus difungsikan. Membiarkan aset terlantar bisa dipidana. Makanya kita fungsikan," tuturnya, seperti dikutip dari antarariau. (sfa)