City Portal of Pekanbaru

Gol bunuh diri Ramos akhiri rekor Madrid, Zidane sesali 5 menit akhir laga

bunuh-diri-ramos.jpg
(ist)

SEVILLA - Kapten Real Madrid, Sergio Ramos dikenal sering menjadi pahlawan buat El Real di momen-momen krusial lewat tandukannya. Tapi di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, kandang Sevilla, Senin (16/1/2017) dini hari WIB, Ramos justru jadi pecundang.

Saat permainan memasuki menit 85, Ramos yang bermaksud menghalau tendangan bebas lawan, justru menanduk bola ke gawang sendiri. Inilah pertama kali Ramos mencetak gol bunuh diri di kompetisi liga.

Madrid, yang sempat unggul lebih dulu lewat penalti Cristiano Ronaldo, secara dramatis tumbang 1-2 setelah Stevan Jovetic mencetak gol fantastis lewat tendangan dari luar kotak penalti di menit injury time.

Sevilla pun menghentikan rekor 40 pertandingan tak terkalahkan Real Madrid di semua kompetisi.

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane tidak spesifik menyebut Ramos sebagai biang kekalahan timnya. Ia hanya menyesali para pemainnya kehilangan fokus di lima menit terakhir laga.

"Kami santai selama lima menit dan itu sudah cukup untuk membuat kami kehilangan kemenangan," kata Zidane, seperti dilansir Marca.

"Ini sulit diterima mengingat bagaimana pertandingannya berjalan, tapi begitulah sepakbola dan kami harus menerima hasil ini. Kami akan menggunakannya sebagai motivasi untuk pertandingan berikutnya."

"Kami tampil bagus selama 85 menit, tapi kehilangan fokus hanya lima menit saja," sungut Zidane.

Alot

Pertandingan kedua tim berlangsung alot. Apalagi, Real Madrid dan Sevilla sudah sama-sama tahu karakter lawan karena baru saja bertemu di Copa del Rey, Kamis (12/1/2017) lalu. Buktinya, tak ada gol baru tercipta di babak pertama.

Pada menit ke-65 muncul peluang bersih bagi Los Blancos setelah mendapat penalti.

Tusukan bek kanan Real Madrid, Daniel Carvajal, memaksa kiper Sevilla, Sergio Rico, untuk melanggar di kotak terlarang. Wasit Alejandro Hernandez pun langsung menunjuk titik putih.

Ronaldo, yang maju sebagai algojo, mengeksekusi penalti dengan sempurna. Dia menyamai prestasi Hugo Sanchez, legenda Madrid, sebagai pemain dengan jumlah gol penalti terbanyak dalam sejarah La Liga, yakni 56 gol.

Tersengat dengan gol tim tamu, Sevilla kembali menggencarkan serangan. Gol yang ditunggu pasukan Jorge Sampaoli akhirnya muncul pada menit ke-85.

Berawal dari tendangan bebas Pablo Sarabia, kapten Real Madrid, Ramos, salah mengantisipasi bola sehingga menceploskan bola ke gawang sendiri.

Termotivasi dengan keberhasilan menyamakan kedudukan, Sevilla semakin antusias menggempur Ramos dan kawan-kawan.

Pada pengujung laga, suporter tuan rumah bersorak gembira seusai Jovetic mengemas gol dari luar kotak penalti. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk Sevilla tetap tidak berubah.

Meski kalah Madrid masih memuncaki klasemen dengan perolehan 40 poin, unggul satu poin dari Sevilla di bawahnya. Madrid juga masih memiliki keunggulan satu pertandingan lebih banyak.

Juara bertahan Barcelona menguntit di peringkat ketiga dengan selisih dua poin dan Atletico Madrid di posisi keempat dengan 34 poin.

"Logis bahwa suatu hari laju tidak terkalahkan itu akan berakhir. Saya selalu bilang bahwa musim akan berjalan sulit sampai akhir," kata Zinedine Zidane mengomentari terhentinya rekor kekalahan Madrid.

Zidane mengatakan, ia tetap bangga dengan para pemainnya. "Kami tidak beruntung dengan gol bunuh diri itu. Tapi hal ini memang bisa terjadi. Saya sangat bangga dengan para pemain saya," imbuhnya. (marca/bla/kps/dtc/sfa)

Susunan Pemain

Sevilla (4-2-3-1): 1-Sergio Rico; 21-Nicolas Pareja, 23-Adil Rami, 3-Mariano, 18-Sergio Escudero; 10-Samir Nasri, 8-Vicente Iborra (17-Pablo Sarabia 77'), 15-Steven N'Zonzi, 20-Vitolo, 22-Franco Vazquez (16-Stevan Jovetic 69'); 12-Wissam Ben Yedder (9-Luciano Vietto 90+2')
Pelatih: Jorge Sampaoli

Real Madrid (3-5-2): 1-Keylor Navas; 5-Raphael Varane, 4-Sergio Ramos, 6-Nacho Fernandez; 12-Marcelo, 2-Daniel Carvajal, 19-Luka Modric, 8-Toni Kroos (16-Mateo Kovacic 75'), 14-Casemiro; 7-Cristiano Ronaldo, 9-Karim Benzema
Pelatih: Zinedine Zidane

Wasit: Alejandro Hernandez