City Portal of Pekanbaru


Polisi ringkus dua pria dan sita 5 kubik kayu tanpa dokumen

truk-kayu-ilegal.jpg
(istimewa)

PEKANBARU- Polisi menyita lima kubik kayu tanpa dilengkapi dokumen, yang diduga hasil pembalakan liar (illegal logging) di Tembilahan, Indragiri Hilir. Dua orang ditahan.

Aparat Kepolisian Resor Indragiri Hilir, Provinsi Riau, menangkap keduanya berkat informasi dari masyarakat.

"Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan diancam pidana lima tahun penjara serta denda Rp2,5 miliar," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Senin (16/1/2017).

Dia menuturkan, kedua tersangka Ud (42) dan Ys (32) tersebut ditangkap di Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan akhir pekan lalu.

Penangkapan tersebut, kata Guntur, merupakan tindak lanjut informasi masyarakat yang menyebutkan adanya kegiatan pengangkutan kayu di wilayahnya.

Petugas langsung melakukan pengintaian dan ditemukan sebuah truk sedang memuat kayu ke dalam truk dari satu sisi ruas pinggir jalan di daerah itu.

"Saat diperiksa, pelaku Ys tidak dapat menunjukkan dokumen resmi sehingga dilakukan penahanan," jelasnya.

Sementara itu, hasil pengembangan polisi kemudian menangkap Ud yang diduga penampung kayu-kayu ditebang dari kawasan hutan tanpa dilengkapi dokumen diterbitkan pemerintah setempat.

Keduanya kini ditahan di Markas Kepolisian Resor Indragiri Hilir guna penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Sebelumnya, dalam pemaparan akhir tahun, Kapolda Riau Irjen Zulkarnain menekankan kepada jajarannya untuk terus bekerja maksimal memberantas pelaku pembalakan liar dan tidak berhenti pada 'kroco-kroco' saja. (ant/sfa)