City Portal of Pekanbaru

Siasati kenaikan harga, istri gubernur mengaku tanam cabe di rumah

gubri-dan-nyonya.jpg
(isti)

PEKANBARU - Harga cabe kerap melonjak tak terkendali. Menyiasati hal itu, Gubernur Riau Aresyadjuliandi Rachman mengajak masyarakat Riau memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam keperluan dapur. Salah satunya cabe.

"Lahan kosong yang ada dirumah bisa dimanfaatkan untuk menanam keperluan dapur, misalnya cabe, bawang atau sayur-sayuran," ujar Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman usai memimpin Upacara Pembukaan Bulan K3 Nasional di halaman kantor gubernur, Pekanbaru Selasa (17/1/2017).

Andi juga menyebutkan bahwa langkah ini merupakan antisipasi untuk menghindari kepanikan saat melonjaknya harga komoditi cabe di pasaran.

"Saat ini Riau semakin ramai, dan cabe semakin langka akhirnya terjadi lonjakan harga, sehingga untuk menekan inflansi pemerintah membuat gerakan menanam cabe di seluruh Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa pihak Pemprov Riau akan memberikan bantuan sebanyak 150 ribu bibit cabe untuk 15 ribu kepala keluarga di Riau, dan setiap kepala keluarga akan menerima 10 bibit.

Ditemui di tempat yang sama Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Ferry HC juga menyebutkan bahwa pihaknya sudah membagikan 25.000 bibit cabe untuk wilayah Pekanbaru, selain pemberian bibit juga akan diberikan pembekalan praktis cara budidaya cabe.

"Ini merupakan salah satu cara menghadapi krisis bahan pangan, minggu lalu kami sudah memberikan 6.000 bibit cabe kepada tim PKK dan Dasawisma di Pekanbaru, beberapa di antaranya saat ini sudah panen hampir satu kilogram," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut Ketua TP-PKK Sisilita Arsyadjuliandi Rachman juga menyebutkan bahwa ia juga menanam cabe di rumah kediamannya, dan saat ini sudah hampir panen.

"Salah satu cara untuk mengurangi inflansi memang sebaiknya menanam cabe atau sayur dipekarangan rumah sendiri, dan baiknya ibu-ibu yang lain juga bertanam di lahan rumahnya," tutupnya. (ant/sfa)