City Portal of Pekanbaru

Tiga saksi tak hadir, sidang Ahok ditunda

tunda-sidang.jpg
(ist)

JAKARTA - Tiga saksi pelapor yang rencananya dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam lanjutan sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada hari ini, Selasa (17/1/2017), batal hadir sehingga sidang ditunda hingga pekan depan.

Tiga saksi pelapor yang batal hadir antara lain Ibnu Baskoro, Muhammad Asroi Saputra, dan Iman Sudirman.

Sementara saksi yang datang dan memberikan kesaksian dalam sidang Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa, antara lain dua anggota Polresta Bogor masing-masing Bripka Agung Hermawan dan Briptu Ahmad Hamdani serta saksi pelapor Willyudin Abdul Rasyid Dhani.

Ahok yang mengenakan batik lengan panjang warna coklat sudah meninggalkan lokasi sidang sekitar pukul 13.30 WIB dengan mendapat pengawalan ketat anggota kepolisian.

Ia enggan berkomentar banyak setelah mengikuti sidang keenamnya tersebut.

"Mau lanjut blusukan," kata mantan Bupati Belitung Timur itu.

Ahok dikenakan dakwaan alternatif yakni Pasal 156a dengan ancaman 5 tahun penjara dan Pasal 156 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

Baru terima undangan

Muhammad Asroi Saputra Hasibuan tidak hadir di sidang lanjutan terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) di Auditorium Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa.

Dai kondang asal Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, itu seharusnya menjadi saksi pelapor namun tidak hadir dipersidangan tersebut karena baru menerima undangan sidang pada Senin (16/1/2017) pukul 15.30 WIB.

"Surat dari Kejari, Jakarta Utara saya terima sore hari, kan mustahil rasanya saya bisa sampai tepat waktu, Selasa di Jakarta mengingat jarak tempuh Padangsidimpuan - Jakarta meski via udara," kata dia, Selasa.

Untuk menuju Jakarta dari Padangsidimpuan harus terlebih dahulu menuju bandara Pinangsori, Sibolga atau Bandara Aek Godang lalu transit di Kualanamu dan baru lanjut terbang ke Jakarta .

"Lagipula tidak ada penerbangan malam," terangnya.

Ia mengaku siap untuk penjadwalan ulang sebagai saksi tetapi dengan harapan surat undangan dari Kejari Jakarta Utara yang ditandatangani Kajari Jakarta Utara Diky Oktavia SH,MH itu diberitahukan jauh hari sebelumnya guna persiapan keberangkatan.

"Saya siap jika kembali dipanggil sebagai saksi," kata Asroi yang didampingi Ketua Lawyer Muslim Sumut Ilham Prasetya Gultom dan pengurus GAPAI Junaid. (ant/sfa)