City Portal of Pekanbaru


KSAU baru Hadi Tjahjanto teman Jokowi sejak dari Solo

hadi-tjah.jpg
(ist)

JAKARTA - Hadi Tjahjanto resmi menjadi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), menggantikan Marsekal TNI Agus Supriatna yang memasuki masa pensiun akhir Februari nanti.

Hadi Tjahjanto dilantik sebagai KSAU oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Rabu (18/1/2017) siang. Saat pelantikan itu, pangkat Hadi dinaikkan dari Marsekal Madya menjadi Marsekal TNI.

Berdasarkan perjalanan kariernya, Hadi dan Jokowi ternyata pernah dekat ketika sama-sama di Solo, Jawa Tengah, pada 2010-2011. Ketika itu Hadi menjabat Komandan Lanud Adi Soemarmo, Solo. Sementara Jokowi menjadi Wali Kota Solo.

Pada 2015, mereka kembali berdekatan, setelah Hadi dipercaya menjadi Sekretaris Militer (Sesmil) Presiden. Ketika itu Jokowi telah menjadi Presiden.

Terlepas dari kedekatan itu, karier pria kelahiran Malang, 8 November 1963, itu memang moncer. Terutama dalam tiga tahun terakhir, ia dua kali promosi jabatn dan kini diangkat menjadi orang nomor satu di TNI AU. Menyalip sejumlah seniornya.

Hadi merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986 dan Sekolah Penerbang TNI Angkatan Udara 1987.

Suami dari Nanik Istumawati itu meraih bintang pada 2011 saat menjabat sebagai Direktur Operasi dan Latihan Basarnas (Dirops dan Lat Basarnas). Tahun 2013 dia ditugaskan menjadi Kepala Dinas Penerangan TNI AU. Namanya pun kian dikenal oleh publik.

Dua tahun kemudian yakni 2015 bapak dua anak itu dipercaya menjadi Komandan Lanud Abdulrachman Saleh. Tak sampai setahun menjadi Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Hadi didapuk sebagai Sekretaris Militer Presiden.

Belum genap setahun menjabat Sesmil Presiden, pada Oktober 2016 Hadi dipromosikan menjadi Irjen Kementerian Pertahanan. Dia pun menyandang bintang tiga di pundak yakni Marsekal Madya.

Suami Nanik Istumawati itu kini dilantik menjadi KSAU. Sejumlah pejabat hadir dalam pelantikan ini. Di antaranya Ketua DPR RI Setya Novanto, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Kemudian Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan. (dtc/ant/sfa)