City Portal of Pekanbaru

Ancam penerbangan, tentara sita 14 laser dari dua remaja

jual-laser.jpg
(ist)

PEKANBARU - Belasan laser disita personil Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru bersama dengan otoritas keamanan Aviation Security Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, karena berpotensi mengancam penerbangan.

"Total 14 laser berukuran besar dan kecil diamankan dari dua pedagang," kata Kepala Penerangan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Mayor Sus Rizwar di Pekanbaru, Kamis (19/1/2017).

Belasan laser berbagai jenis itu diamankan dari dua pedagang yang masih remaja, masing-masing berinisial ZH dan TH. Mereka membuka lapak di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, yang berjarak hanya sekitar 10 menit ke Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Menurut dia, penyitaan dan pengamanan aktivitas menjual laser pada Rabu malam (18/1/2017) itu berawal dari laporan Kepala Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sugarin.

Sugarin yang saat itu melintas di kawasan bisnis dan pemerintahan Kota Pekanbaru lalu melaporkan ke otoritas Bandara dan Lanud Roesmin Nurjadin.

Hasilnya, petugas langsung menindak lanjuti dan ditemukan keduanya menyalakan laser mengarah ke udara.

"Keduanya diamankan dan dilakukan pendataan. Laser turut disita petugas," urainya.

Setelah diperiksa, kedua remaja itu kemudian dilepas. Namun dengan catatan untuk tidak mengulangi perbuatannya karena sangat membahayakan penerbangan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, keberadaan penjual laser yang memajang dan menyalakan laser ke udara cukup mudah ditemukan di Pekanbaru. Seperti di Jalan Tuanku Tambusai ujung serta SM Amin. Setiap malam dengan mudah ditemukan penjual laser di kedua daerah itu.

Padahal, lokasi mereka membuka lapak dengan bandara cukup dekat. (ant/sfa)