City Portal of Pekanbaru

Dipermalukan tim juru kunci, Liverpool siap-siap lupakan titel juara

gol-llorente.jpg
(thesun)

LIVERPOOL - Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Anfield, Sabtu (21/1/2017), Liverpool malah dipermalukan oleh Swansea City, 2-3.

Hasil itu sekaligus menandai berakhirnya catatan tak terkalahkan Liverpool di hadapan publik Anfield musim ini. Yang menyakitkan, kekalahan itu didapat dari tim juru kunci klasemen Premier League Inggris.

Sebaliknya bagi Swansea, hasil tersebut menjadi kemenangan pertama mereka bersama sang pelatih baru, Paul Clement. Tepatnya, di laga kedua Clement menangani klub yang tengah berusaha berjuang bertahan di Premier League itu.

Berkat kemenangan itu, Swansea kini untuk sementara meninggalkan zona degradasi dengan raihan 18 poin.

Sebaliknya Liverpool (45) tertahan di peringkat kedua, dan bisa semakin tertinggal dalam perburuan titel juara musim ini.

Seperti kebingungan

The Reds bisa dibilang kebingungan menghadapi barisan pertahanan Swansea yang tergolong rapat pada babak pertama. Meski berhasil mencetak enam tembakan, tapi tak ada satu pun yang mampu memenuhi target.

Termasuk tendangan akrobatik dari Adam Lallana pada awal babak, hanya melambung di atas gawang Swansea yang dikawal Lukasz Fabianski. Selebihnya, tak ada yang merepotkan tim tamu.

Sebaliknya, tim tamu juga nyaris mencetak gol, andai tendangan Tom Carroll tak membentur tiang gawang. Skor tanpa gol masih terpelihara hingga jeda.

Memasuki babak kedua, permainan kedua klub lebih terbuka. Terbukti Swansea secara mengejutkan mampu unggul pada menit ke-48 melalui kaki Fernando Llorente memanfaatkan kemelut di depan gawang Simon Mignolet.

Tertinggal 0-1, Liverpool gencar melakukan serangan. Alih-alih menyamakan kedudukan, Mignolet lagi-lagi harus memungut bola dari gawangnya, setelah Llorente kembali mencetak gol. Kali ini mantan pemain Juventus itu memanfaatkan umpan dari Carroll. Skor 2-0 Swansea memimpin.

Liverpool mencoba lepas dari keterpurukan, setelah Roberto Firminho mencetak gol ketertinggalan. Menerima umpan James Milner, pemain internasional Brasil itu menyundul bola yang tak bisa digapai Fabianski. Swansea masih memimpin 2-1.

Tuan rumah akhirnya mampu menyamakan kedudukan, setelah Firminho mencetak gol kedua pada menit ke-69. Kali ini ia mencetak gol usai menerima umpan dari Georginio Wijnaldum. Skor berimbang 2-2.

Namun, asa Liverpool membalikkan keadaan berbenturan dengan rapuhnya pertahanan mereka yang tetap tak menurunkan Joel Matip sejak awal. Kali ini giliran Ragnar Klavan yang kurang cakap membaca alur permainan dan melakukan halauan yang sangat buruk atas bola yang dikuasai Tom Carroll di menit ke-74.

Bola sapuan Klavan justru jatuh ke ruang tembak Gylfi Thor Sigurdsson yang berdiri cukup bebas, jauh dari kawalan Nathaniel Clyne. Dan dengan dingin Sigurdsson menceploskan bola ke gawang yang dikawal Simon Mignolet.

Sementara Mignolet hampir tak melakukan penyelamatan apapun, Fabianski tampil lebih kontributif untuk timnya. Meski kebobolan dua gol, kiper Swansea itu sukses mematahkan upaya Divock Origi menyamakan kedudukan pada menit 78, serta beberapa kali sukses memotong umpan-umpan silang yang dilepaskan para pemain tuan rumah.

Dua peluang beruntun yang diperoleh Adam Lallana pada menit 86, hanya berakhir dengan benturan di mistar gawang dan sundulan tak tentu arah. Liverpool gagal mengejar gol penyelamat. Sehingga skor 3-2 bertahan hingga pertandingan usai.

Ini menjadi kekalahan perdana Liverpool di kandang sendiri pada musim 2016--2017, sekaligus menjadi kekalahan ketiga The Reds di Premier League musim ini. (mtrtv/ant/sfa)

SUSUNAN PEMAIN:

Liverpool (4-3-3): Simon Mignolet (PG); Nathaniel Clyne, Dejan Lovren, Ragnar Klavan, James Milner; Georginio Wijnaldum, Jordan Henderson, Emre Can (Divock Origi); Adam Lallana, Roberto Firmino, Philippe Coutinho (Daniel Sturridge)
Pelatih: Juergen Klopp

Swansea City (4-3-3): Lukasz Fabianski (PG); Kyle Naughton, Federico Fernandez, Alfie Mawson, Martin Olsson (Angel Rangel); Leroy Fer, Tom Carroll, Jack Cork; Wayne Routledge, Fernando Llorente (Borja Baston), Gylfi Sigurdsson
Pelatih: Paul Clement